Bumdes Penanggalan Subulussalam Pasok Kambing Sehat jelang Kurban
- 26 Apr 2026 21:05 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Lebuhku Kreatif Desa Penanggalan resmi memulai pemasaran hewan ternak hasil budidaya mandiri untuk masyarakat luas. Langkah ini menandai babak baru kemandirian ekonomi desa melalui sektor peternakan yang dikelola secara produktif dan profesional, Minggu 26 April 2026.
Belasan ekor kambing dilaporkan telah memasuki kriteria siap jual dan diprioritaskan untuk memenuhi berbagai kebutuhan warga di wilayah Kota Subulussalam. Selain untuk konsumsi harian dan hajatan, unit usaha ini secara khusus disiapkan untuk menyambut kebutuhan hewan kurban yang kian meningkat.
Keberhasilan budidaya ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) guna menunjang pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan warga setempat. Dengan mengelola aset secara mandiri, desa tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan pusat, melainkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi.
Ketua Bumdes Desa Penanggalan, Eko Waluyo, mengatakan bahwa belasan ekor kambing tersebut dibanderol dengan harga yang sangat bersaing agar terjangkau oleh pasar lokal. Strategi harga ini diterapkan untuk menarik minat beli masyarakat sekaligus mempromosikan kualitas ternak asli desa.
Untuk satu ekor kambing, pengelola menetapkan harga mulai dari Rp2,5 juta, yang besarannya akan disesuaikan kembali dengan ukuran serta bobot hewan yang dipilih. Harga tersebut dinilai sangat kompetitif, terutama bagi warga yang ingin memesan jauh-jauh hari untuk keperluan ibadah kurban maupun aqiqah.
Aspek kesehatan dan kualitas hewan menjadi poin utama yang ditawarkan guna memberikan kepuasan maksimal bagi para calon pembeli. Seluruh ternak mendapatkan pengawasan ketat, mulai dari asupan pakan yang bergizi hingga perawatan kebersihan kandang secara rutin setiap harinya untuk menjamin standar kelayakan.
“Kambing dijamin sehat dan sangat layak untuk dijadikan hewan kurban, aqiqah, ataupun keperluan acara lainnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegas Eko Waluyo saat memberikan keterangan resmi mengenai kesiapan stok ternak tersebut.
Kepala Desa Penanggalan, Wahyudianto Bancin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih mencintai dan membeli produk lokal milik desa sendiri. Dukungan dari warga lokal merupakan motor utama dalam memutar roda ekonomi kerakyatan agar potensi desa dapat terus berkembang ke arah yang lebih besar dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....