Pemdes Lae Motong Genjot Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

  • 28 Feb 2026 13:26 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Pemerintah Desa Lae Motong, Kecamatan Penanggalan, saat ini tengah memprioritaskan pembangunan infrastruktur Koperasi Desa Merah Putih (KDPMP). Proyek ini dirancang sebagai motor penggerak ekonomi baru guna memperkuat kemandirian finansial masyarakat di tingkat desa. Langkah strategis tersebut diambil untuk memastikan ketersediaan fasilitas pendukung yang mampu mengakomodasi berbagai unit usaha produktif.

Gedung dan fasilitas yang sedang dibangun diproyeksikan menjadi pusat layanan usaha mandiri bagi seluruh warga setempat. Kehadiran koperasi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar di luar desa. Selain itu, proyek ini menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem ekonomi kerakyatan yang lebih kokoh dan terintegrasi.

Hingga Sabtu 28 Februari 2026, proses pengerjaan bangunan fisik terus menunjukkan perkembangan yang signifikan di lapangan. Penjabat Kepala Desa Lae Motong, Mulyadi Cibro, secara rutin memantau jalannya pembangunan agar kualitas konstruksi tetap terjaga. Pemerintah desa menargetkan gedung tersebut dapat segera difungsikan dalam waktu dekat untuk melayani masyarakat.

Sektor ketenagakerjaan juga menjadi salah satu fokus manfaat dari kehadiran Koperasi Desa Merah Putih ini. Unit-unit usaha yang nantinya terbentuk diprediksi akan membuka lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda di Desa Lae Motong. Hal ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran serta meningkatkan keahlian manajerial pemuda desa dalam mengelola lembaga keuangan.

Lebih dari sekadar bangunan fisik, koperasi ini disiapkan sebagai wadah edukasi kewirausahaan bagi seluruh warga. Melalui sistem simpan pinjam dan perdagangan yang transparan, masyarakat diajak untuk saling membantu dalam memperkuat modal usaha. Pola kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam memastikan perputaran uang tetap berada di lingkup ekonomi desa.

Penjabat Kepala Desa Lae Motong, Mulyadi Cibro, mengungkapkan bahwa saat ini progres pembangunan fisik fasilitas koperasi tersebut sudah mencapai angka 50 persen. Ia menegaskan bahwa komitmen penyertaan modal akan terus dikawal agar lembaga ini tumbuh menjadi entitas keuangan yang sehat. “Pembangunan koperasi ini terus dilakukan agar nantinya bisa memberikan manfaat nyata dalam membantu ekonomi masyarakat kita secara berkelanjutan,” ujar Mulyadi Cibro.

Ke depan, Pemerintah Desa Lae Motong berharap KDPMP dapat menjadi pilar utama dalam menyejahterakan warga secara menyeluruh. Dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan agar operasional koperasi berjalan sesuai dengan visi dan misi pembangunan desa. Dengan pengelolaan yang profesional, koperasi ini diharapkan mampu menjadi contoh sukses pengembangan potensi desa di Kecamatan Penanggalan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....