Lebih Lima Ribu UMKM di Singkil Terdampak Banjir

  • 22 Jan 2026 22:13 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop- UKM) mencatat, sedikitnya ada terdapat 5 ribu lebih pelaku usaha terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh.

Dari jumlah 5 lebih tersebut, sebagian pelaku usaha ada yang sudah kembali memulai kembali melanjutkan aktivitas usahanya. Akan tetapi juga tidak jarang ditemukan, pelaku usaha tersebut terpaksa menghentikan kegiatan mereka karena menghadapi berbagai kendala serius. Seperti kerusakan dan kehilangan tempat serta peralatan usaha, bahkan hingga kegagalan hasil produksi.

" Berdasarkan data yang berhasil kami himpun hingga saat ini ada terdapat sebanyak 5.300 pelaku UMKM yang terdampak bencana banjir, bahkan bisa lebih,"kata Plt. Kepala Disperindag Kop dan UKM Aceh Singkil, Safrijal, Kamis (22/1/2026).

Safrijal menjelaskan data tersebut dapat dihimpun, selain berdasarkan laporan dari masing-masing Keuchik atau Kepala Desa wilayah yang sebelumnya terdampak banjir.

Juga data 5 ribu pelaku UMKM yang tercatat merasakan dampak banjir, diketahui melalui data secara online dengan link yang telah disediakan dan di isi oleh masing-masing pelaku UMKM hingga batas waktu yang telah ditetapkan.

" Data ini kita himpun baik melalui Form maupun secara online,"tambahnya.

Kemudian Safrijal menegaskan, selain mereka saat ini masih menghimpun jumlah pelaku UMKM yang terdampak banjir. Juga tim terus melakukan pendataan lanjutan, guna memastikan tingkat kerugian yang dialami dan kebutuhan mendesak yang dibutuhkan bagi pelaku UMKM.

Dengan harapan kedepan, data - data ini nantinya bisa menjadi acuan dan dasar dalam merumuskan langkah - langkah penanganan dan pemulihan ekonomi warga terdampak bencana. Terutama, bagi pelaku UMKM di Kabupaten Aceh Singkil,

" Selain menyiapkan data, kita juga terus berkomunikasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan ekonomi pelaku UMKM,"tutup Safrijal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....