Penjual Es Tebu Ketiban Cuan saat Cuaca Panas

  • 28 Jun 2025 11:44 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN, Aceh Singkil : Gelombang panas yang melanda wilayah Singkil dalam beberapa waktu terakhir membawa berkah tersendiri bagi penjual es tebu. Minuman segar manis ini menjadi buruan warga yang ingin melepas dahaga dan mendinginkan diri di tengah teriknya matahari.

Suhu udara yang kerap menyentuh angka 30 hingga 34 derajat Celcius membuat masyarakat mencari alternatif minuman dingin. Es tebu, dengan kesegarannya yang alami dan harganya yang terjangkau, menjadi pilihan favorit. Akibatnya, pedagang es tebu di Aceh Singkil kini menikmati peningkatan omzet yang signifikan.

Salah seorang pedagang es tebu, Usman, yang berjualan di Desa Laebutar, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, mengaku penjualan es tebunya meningkat dalam seminggu terakhir. “Per gelas 5 rb, biasanya sehari habis 50 sampai 60 gelas, tapi sekarang bisa sampai 100 lebih gelas. Alhamdulillah, rezeki di musim panas ini”, ujarnya kepada RRI Sabtu (28/6/2025).

Ia menambahkan, jika pembeli datang silih berganti, terutama pada siang hari. “Kami pedagang juga merasakan dampak positif dari cuaca panas Rencana mau menambah stok tebu untuk mengantisipasi permintaan yang terus meningkat”, tutupnya.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana kondisi cuaca dapat memengaruhi pergerakan ekonomi mikro di suatu daerah. Di tengah upaya masyarakat untuk beradaptasi dengan suhu panas yang tidak biasa, es tebu tampil sebagai penyelamat dahaga sekaligus pendorong keuntungan bagi para penjualnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....