Pengusaha Rumah Makan di Singkil Keluhkan Kenaikan Sembako
- 27 Jun 2025 09:25 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Singkil : Kenaikan harga bahan pokok yang terus menerus telah menimbulkan dampak signifikan bagi para pedagang rumah makan di Aceh Singkil. Banyak dari mereka yang harus berjuang untuk menjaga usaha mereka tetap berjalan sambil menghadapi biaya operasional yang meningkat.
Siti, pemilik Warung Sederhana di Singkil Utara mengatakan, mengungkapkan bahwa meskipun penjualan masih lancar, keuntungan yang diperoleh menjadi tipis karena harga beras, minyak, dan gas terus meningkat. Sehingga ia tidak bisa menaikkan harga karena takut pelanggan akan berkurang.
“Penjualan masih lancar seperti bias, harga jual juga tetap sama seperti biasa, Rp12.000 per porsi untuk lontong dan nasi gurih. Kami berharap bisa tetap mempertahankan pelanggan dengan harga yang kompetitif, meskipun keuntungan yang diperoleh tidak sebesar sebelumnya,” sebut Siti, Jum’at (27/6/2025).
Kenaikan harga bahan pokok telah menjadi masalah serius bagi banyak pedagang rumah makan. Ia berharap harga bahan pokok dapat kembali stabil sehingga mereka dapat mengambil untung yang wajar.
"Semua bahan pokok naik, beras naik, minyak naik, gas lagi naik, habis itu langka, tidak bisa menaikkan harga karena takut pelanggan sepi. Semoga harga-harga bisa kembali stabil, supaya kami juga bisa mendapatkan untung yang wajar," tambahnya.
Dengan demikian, diharapkan ada kebijakan yang dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok. Sehingga para pemilik warung makan dapat menjalankan usaha dengan lebih baik dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....