Cangkang Ketupat di Singkil Sepi Pembeli

  • 05 Jun 2025 13:55 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN, Aceh Singkil : Menjelang perayaan Iduladha 1446 Hijriah, para penrajin cangkang ketupat di pasar tradisional harian Desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkl, mengeluhkan sepinya pembeli. Kondisi ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana permintaan cangkang ketupat biasanya melonjak drastis menjelang hari raya kurban.

Salah seorang perajin cangkang ketupat di pasar harian Desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkl, Rosnita, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, omzet penjualannya sangat minim. "Biasanya sehari sebelum lebaran haji sudah ramai pembeli. Tapi ini sepi, pembeli bisa dihitung jari," ujarnya dengan nada lesu, Kamis (5/6/2025).

Rosnita, yang sudah puluhan tahun menekuni usaha pembuatan cangkang ketupat dari daun kelapa muda ini, biasanya mampu menjual hingga ratusan cangkang dalam sehari menjelang Iduladha. Namun kini, untuk mencapai puluhan cangkang saja sudah terasa sulit. "Modal sudah keluar banyak untuk beli daun kelapa, tapi barangnya numpuk di rumah," tambahnya.

Sepinya pembeli ini juga dirasakan oleh perajin lainnya di pasar harian tersebut. Banyak yang menduga, penurunan daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor utama. Selain itu, ada juga kemungkinan masyarakat lebih memilih untuk membuat ketupat sendiri atau membeli ketupat yang sudah jadi.

Para perajin cangkang ketupat di Aceh Singkil saat ini hanya bisa menanti dan berharap adanya keajaiban pembeli di sisa waktu menjelang Iduladha. Semangat mereka untuk terus berkarya di tengah tantangan ini patut kita apresiasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....