Dorong Pelaku Usaha Mikro, HRB Temui Menteri UMKM
- 10 Apr 2025 22:47 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Subulussalam : Upaya Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin atau HRB dalam rangka menggerakkan pembangunan di segala sektor, Kabar terkini, HRB menemui Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi, Maman Abdurrahman, Kamis (10/4/2025) di Kantor Kementerian UMKM dan Koperasi, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut HRB menyampaikan berkomitmen untuk mendorong kemajuan sektor UMKM di Kota Subulussalam. Ia menjelaskan kondisi Kota Subulussalam sebagai daerah transit yang sangat potensial dilihat dari peningkatan ekonomi masyarakat.
Pertemuan ini pun membahas strategi penguatan sektor UMKM di Kota yang mekar 2 Januari 2007 itu guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.
| Baca juga: Babinsa Dukung UMKM Rumahan di Singkil |
Menurut HRB, pelaku UMKM Kota Subulussalam dapat lebih berkembang dan berdaya saing di pasar nasional bahkan mungkin internasional jika mendapat support anggaran dari kementerian.
"Sebenarnya Kota Subulussalam memiliki banyak potensi yang belum tergali secara optimal. Dengan sinergi bersama Kementerian UMKM, kami berharap dapat memberikan pelatihan, pendanaan, dan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha," harap HRB
HRB memohon agar kementerian koperasi dan UMKM dapat memberikan perhatian berupa akses anggaran dan program lebih besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
Melalui pertemuan dengan menteri, ia juga berharap agar pemerintah pusat memudahkan masyarakat dalam mengakses permodalan usaha.
Selain modal usaha, HRB yang juga pimpinan Dayah Modern Daarur Rahmah Sepadan, Kecamatan Rundeng mengajukan peralatan usaha hingga tambahan kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Pertemuan HRB dengan menteri UMKM didampingi anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kota Subulussalam Antoni Angkat SE.
Kemudian Kepala Dinas UKM Kota Subulussalam H. Junifar, S. Sos, Sekretaris Bappeda Kota Subulussalam Ridlo Sahri Walhuda, S. Sos, dan Protokol Penghubung Wali Kota Subulussalam Rijal Fikri Hakim Hasibuan.
Pertemuan ini pun diharapkan menjadi awal dari program-program konkret yang mendukung pelaku UMKM di Subulussalam, seperti pelatihan kewirausahaan, fasilitasi akses pasar digital, dan penguatan koperasi.
Dikatakan, Pemerintah Kota Subulussalam juga terus merencanakan pengembangan sentra-sentra UMKM untuk memaksimalkan potensi produk lokal.
"Namun kami juga membutuhkan program pusat agar pelaku UMKM mendapatkan akses terhadap teknologi, pendanaan, serta regulasi yang mempermudah mereka," terang HRB.
Untuk itu dengan kolaborasi ini, ke depannya diharapkan sektor UMKM di Kota Sada Kata tersebut mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan daerah, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperbaiki taraf hidup masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....