Pedagang Lompong Sagu Keluhkan Penurunan Omzet Selama Ramadan
- 17 Mar 2025 11:18 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Aceh Singkil : Lompong Sagu, kuliner tradisional khas Aceh Singkil, mengalami penurunan penjualan yang signifikan selama bulan Ramadan. Para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli yang berdampak pada penurunan omzet mereka.
Safwati, salah seorang pedagang Lompong Sagu di Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil mengatakan bahwa penurunan penjualan ini sudah terjadi sejak awal Ramadan. "Biasanya, Lompong Sagu menjadi salah satu menu favorit untuk berbuka puasa. Tapi tahun ini, pembeli sangat sedikit. Hari biasa sehari bisa dapat Rp.300.000 – 400.000", ujarnya kepada RRI Minggu (16/3/2025).
Menurut Safwati, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan penjualan ini. Salah satunya adalah banyaknya pilihan menu takjil yang ditawarkan selama Ramadan. Selain itu, faktor ekonomi juga diduga menjadi penyebab sepinya pembeli.
“Saya jual perbiji Rp.2.000 dan pendapatan selama bulan ramadan ini menurun jauh sekitar Rp.100.000 – 200.000 itupun alhamdulillah. Banyak pembeli beralih ke takjil lain karena banyak pilihan”, katanya.
Meskipun mengalami penurunan omzet, para pedagang Lompong Sagu tetap berusaha untuk bertahan. Mereka tetap berjualan setiap hari, meskipun dengan jumlah produksi yang lebih sedikit. Penurunan omzet ini tentu saja berdampak pada pendapatan para pedagang Lompong Sagu. Mereka berharap, penjualan Lompong Sagu akan kembali normal setelah Ramadan berakhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....