Pedagang Rujak Keluhkan Minimnya Pendapatan setelah 9 Tahhun

  • 12 Sep 2026 07:34 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Aceh Singkil– Seorang pedagang rujak keliling di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, telah memulai usahanya sejak 9 tahun yang lalu. Namun saat ini, dengan majunya perkembangan zaman dan melemahnya perputaran perekonomian, sangat berdampak terhadap dagangannya.

Saat dikonfirmasi RRI, pedagang rujak keliling, Isam, mengatakan saat ini lemahnya perekonomian dan tingginya harga barang sangat berdampak kepada masyarakat, terutama terhadap penjualan rujak kelilingnya.

"Untuk saat ini lemahnya ekonomi sehingga berkurang peminat masyarakat untuk jajan, ditambah lagi harga kebutuhan pokok yang terus naik, seperti buah-buahan yang harganya naik turun,"ujar Isam kepada RRI, Jumat 11 September 2026.

Lebih lanjut ia menambahkan, meskipun terkadang merasakan suka dan duka dalam berjualan, terutama saat sepi pembeli atau cuaca tidak bersahabat, Isam tetap semangat. Ia memulai penjualan rujak keliling mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

"Ya suka dukanya berjualan ini sepi pembeli apalagi di saat cuaca buruk, itupun tetap semangat. Saya mulai dari pagi jam 10 sampai jam 5 sore. Dulu kalau dari pagi sampai sore bisa membawa uang Rp500 ribu sampai Rp600 ribu, sekarang paling banyak Rp300 ribu dari pagi sampai sore,"tambahnya.

Dengan kondisi tersebut, Isam berharap perekonomian segera membaik dan daya beli masyarakat kembali meningkat. Selain itu, ia juga berharap harga buah-buahan sebagai bahan baku rujak dapat lebih stabil agar pedagang kecil tetap bisa bertahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....