MAN Aceh Singkil Dukung Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026

  • 17 Jul 2026 11:38 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - MAN Aceh SIngkil menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026 yang diinisiasi Kementerian Agama Republik Indonesia. Gerakan tersebut memanfaatkan fenomena astronomi saat Matahari berada tepat di atas Kakbah atau dikenal sebagai Rashdul Qiblat untuk memverifikasi arah kiblat secara mudah, praktis, dan presisi. Kamis 16 Juli 2026.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam di seluruh Indonesia memanfaatkan momentum tersebut guna memastikan kembali ketepatan arah kiblat. Menurutnya, menghadap kiblat merupakan bagian penting dalam kesempurnaan ibadah salat sehingga perlu dipastikan dengan metode yang akurat.

“Saudara-saudaraku, umat Islam di seluruh Indonesia. Menghadap kiblat adalah bagian penting dalam kesempurnaan ibadah salat kita. Karena itu, Kementerian Agama mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026,” ujar Menag di Jakarta, Senin 13 Juli 2026.

Menag menjelaskan bahwa fenomena Rashdul Qiblat terjadi dua kali setiap tahun. Pada saat itu, posisi Matahari berada tepat di titik zenit Ka'bah. Sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah kiblat dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Tahun ini, fenomena tersebut berlangsung pada Rabu dan Kamis, 15–16 Juli 2026, tepat pukul 16.27 WIB, 17.27 WITA, dan 18.27 WIT. Masyarakat cukup menyiapkan tongkat atau benda yang dipasang tegak lurus di tempat terbuka. Selanjutnya, arah bayangan yang terbentuk dapat dijadikan acuan untuk memverifikasi arah kiblat.

Selain masyarakat umum, Kementerian Agama juga mengajak takmir masjid dan musala, Kantor Urusan Agama, madrasah, pondok pesantren, perguruan tinggi, instansi pemerintah, perkantoran, hotel, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat di lingkungan rumah untuk berpartisipasi dalam gerakan nasional tersebut.

Partisipasi dilakukan dengan mendaftarkan lokasi pengukuran melalui portal

https://indonesiaberkiblat.kemenag.dev, Setelah membuat akun dan mengisi data lokasi, peserta dapat mengikuti pengukuran secara serentak sesuai waktu fenomena Matahari berada tepat di atas Ka'bah. Portal tersebut juga menyediakan panduan teknis agar masyarakat dapat melakukan pengukuran secara mandiri maupun bersama petugas Kementerian Agama.

Menanggapi ajakan tersebut, Kepala Kantor Kantor Kementerian Agama Aceh Singkil, Azhar, S.Ag, M.A dan Hendra Sudirman, S.Sos.I Kepala Seksi Bimas Islam juga Kepala MAN Aceh Singkil Rusnawati Zaini, S.Ag, menyampaikan dukungan penuh terhadap Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan sekaligus memperluas literasi masyarakat mengenai ilmu falak.

"Momentum ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan sekaligus memperluas literasi masyarakat mengenai ilmu falak." Ujarnya .

Sementara itu Kepala MAN 1 Singkil Rusnawati Zaini S.Ag mengatakan Praktek ukur kiblat dilaksanakan di halaman Madrasah bersama para murid dan guru, sekaligus sebagai bentuk pembelajaran langsung kepada para murid, kegiatan ini langsung di pandu oleh penyuluh kecamatan singkil Ust. Khairul Amri,S.Pd. dan guru fiqih Nasrin, S.Pd.I, M.Si.

Usai kegiatan ini, para peserta langsung membuka aplikasi

https://indonesiaberkiblat.kemenag.dev. Langsung daftar akun dan isi alamat drive.google masing masing maka muncullah sertifikat sebagai partisifasi kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....