Jaga Kelancaran Investasi Daerah, Pemko Subulussalam Akomodir Persoalan di PT BSM
- 04 Jun 2026 19:59 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menggelar pertemuan bersama manajemen Pabrik Pengolahan Berondolan Kelapa Sawit (PPBKS) PT Bensuli Salam Makmur (BSM) , Kecamatan Penanggalan. Langkah ini diambil guna menyelesaikan rentetan insiden yang sempat terjadi di antara kedua belah pihak, sekaligus mencari jalan tengah agar operasional perusahaan dapat kembali berjalan, Kamis 4 Juni 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Subulussalam tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Setdako Subulussalam, Jhoni Arizal. Rapat koordinasi ini turut dihadiri Anggota DPRK Antoni Angkat, Kepala DPMP2TSP, Lidin Padang, Kepala Disnakertrans, Adita Karya, Kepala DLHK Kota Subulussalam, Abdul Rahman Ali, serta unsur muspika termasuk Mukim Penanggalan, Camat Penanggalan, dan Pj. Kepala Desa Cepu.
Fokus utama dalam pembahasan tersebut mencakup sejumlah poin krusial yang sebelumnya telah disampaikan oleh perwakilan warga Desa Cepu pada sesi pagi hari. Pemko Subulussalam membedah secara rinci mulai dari aspek legalitas atau perizinan perusahaan, dampak sosial-lingkungan, hingga pemenuhan hak-hak normatif bagi para karyawan yang bekerja di pabrik tersebut.

Asisten II Setdako Subulussalam, Jhoni Arizal, menyampaikan bahwa jalannya mediasi berlangsung dengan kondusif dan menghasilkan respons positif dari semua pihak yang terlibat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengawal penyelesaian masalah ini secara objektif dan tuntas demi kepentingan bersama.
"Pertemuan itu berjalan baik dan Pemerintah Kota Subulussalam akan siap mengakomodir semua terkait persoalan yang di PT BSM," ujar Jhoni Arizal saat memberikan keterangan pasca-rapat.
Jhoni juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkepentingan agar iklim investasi di Subulussalam tetap sehat, namun tetap mengedepankan hak masyarakat lokal. Oleh karena itu, Pemko mendorong pihak manajemen untuk segera menyelesaikan kendala yang ada agar pabrik yang saat ini masih vakum bisa kembali beraktivitas secara legal dan aman.
"Dan segeramungkin agar Pabrik Pengolahan Berondolan Kelapa Sawit segera beroperasi, yang hingga kini diketahui belum beraktivitas," pungkas Jhoni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....