Transformasi Dayah: HRB Bawa Ma’had Aly ke Subulussalam
- 22 Apr 2026 17:48 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Ketua Umum PB IKA-PDM Tanah Merah, Haji Rasyid Bancin (HRB), memulai langkah strategis untuk memperkuat pendidikan dayah dengan menargetkan pendirian Ma’had Aly. Langkah ini diawali dengan kunjungan studi banding ke Ma’had Aly Darul Munawwarah Kuta Krueng, Rabu 22 April 2026.
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan upaya akselerasi untuk mewujudkan jenjang pendidikan tinggi pesantren di Tanah Merah dan Kota Subulussalam. HRB menegaskan bahwa program ini merupakan visi besar yang akan menjadi prioritas selama masa jabatannya.
“Saya memiliki target terbesar, Insya Allah Ma’had Aly akan berdiri di masa bakti saya sebagai Ketua Umum PB IKA-PDM,” ujar HRB dengan optimis saat memberikan pernyataan di sela kunjungan tersebut.
Kedatangan rombongan HRB disambut langsung oleh pimpinan pesantren sekaligus Mudir Ma’had Aly Darul Munawwarah, Dr. Anwar. Sosok yang akrab disapa Abiya Kuta Krueng ini juga merupakan Ketua MPU Pidie Jaya sekaligus Ketua Umum PB HUDA.
Dalam diskusi tersebut, Abiya Kuta Krueng memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap niat besar HRB. Ia menilai keberadaan lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi di pesantren masih sangat minim, terutama untuk wilayah Barat Selatan Aceh.
Menurut data yang ada, saat ini baru terdapat satu Ma’had Aly di kawasan Barat Selatan Aceh, yakni Ma’had Aly Darussalam Labuhan Haji. Lembaga tersebut memiliki fokus pada konsentrasi keilmuan Tauhid dan Tasawuf.
Abiya Kuta Krueng memberikan saran spesifik agar Ma’had Aly yang akan didirikan di Tanah Merah mengambil spesialisasi yang unik. Ia merekomendasikan pembukaan jurusan Ilmu Hadis untuk mengisi kekosongan disiplin ilmu tersebut di Aceh.
“Kami sangat mendukung. Apa yang bisa kami bantu, akan kami bantu. Apalagi Ma’had Aly lain belum ada jurusan Ilmu Hadis. Itu sangat bagus jika di Singkil nanti dibuka jurusan tersebut,” tutur Abiya Kuta Krueng memberikan rekomendasi.
Merespons saran tersebut, HRB menyatakan komitmennya untuk segera bergerak cepat di level teknis. Fokus utama saat ini adalah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi agar operasional lembaga bisa segera dimulai.
Target yang dipatok pun tergolong progresif, di mana HRB menginginkan seluruh proses legalitas dapat diselesaikan sebelum tahun 2026 berakhir. “Kita kejar, Insya Allah tahun ini administrasi dan izin pendirian sudah selesai untuk Ma’had Aly Tanah Merah,” ungkap HRB.
Selain di Tanah Merah, HRB juga mengungkapkan ambisinya untuk menduplikasi kesuksesan serupa di Kota Subulussalam. Ia ingin memastikan bahwa akses pendidikan tinggi keagamaan semakin merata di wilayah perbatasan Aceh.
“Target kita, di Subulussalam juga akan kita dorong berdiri Ma’had Aly di salah satu dayah di sana,” kata HRB menutup penjelasannya mengenai rencana ekspansi pendidikan dayah di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....