Alasan Sepi Pembeli, Pedagang Subulussalam Masih Berjualan di Badan Jalan

  • 22 Apr 2026 16:22 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam – Ruas Jalan Nyak Adam Kamil, tepatnya di area Pasar Harian Kota Subulussalam, terpantau masih dipadati pedagang yang menggelar lapak di badan jalan pada Selasa 22 April 2026. Meski pemerintah telah menyediakan lokasi khusus, para pedagang memilih tetap bertahan di bahu jalan meski berisiko terhadap keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Salah seorang pedagang, Erna, mengaku terpaksa kembali ke pinggir jalan karena kondisi ekonomi yang sulit. Ia menyebut bahwa saat berjualan di lokasi yang telah disediakan oleh pemerintah, omzet penjualannya menurun drastis karena sepinya pembeli yang masuk ke area dalam pasar.

"Saya berjualan di sini karena kalau di dalam tempat yang disediakan pemerintah itu jualan saya tidak laku. Sebelumnya saya sudah mencoba berjualan di lokasi kios yang disediakan, tapi terpaksa keluar lagi," ungkap Erna.

Kondisi ini menjadi dilema bagi Pemerintah Kota Subulussalam, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub). Pihak Dishub sebelumnya telah berulang kali memberikan imbauan agar pedagang mengosongkan bahu jalan dan trotoar, terutama di area vital Pasar Rakyat Kecamatan Simpang Kiri yang sangat padat.

Pemerintah menilai keberadaan lapak di atas aspal tersebut sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Selain memicu kemacetan, posisi pedagang yang memakan badan jalan dianggap membahayakan nyawa pengguna jalan maupun para pedagang itu sendiri dari risiko kecelakaan lalu lintas.

Padahal, pemerintah setempat mengklaim telah menyiapkan fasilitas pasar yang layak dengan sekat kios yang memadai bagi para pedagang. Kini, masyarakat berharap adanya solusi konkret dari pemerintah agar penataan pasar tidak hanya sekadar relokasi fisik, tetapi juga mampu menghidupkan ekosistem pembeli di dalam pasar. Hal ini diperlukan agar ketertiban di sepanjang Jalan Nyak Adam Kamil dapat terjaga secara permanen tanpa merugikan ekonomi kecil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....