Camat Simpang Kiri Tekankan Pentingnya Inovasi Program Prioritas Tingkat Desa

  • 09 Apr 2026 21:03 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Pelaksana Tugas (Plt) Camat Simpang Kiri, Ramadhan, meminta seluruh Kepala Desa (Kades) di wilayahnya untuk lebih proaktif dalam menggali potensi lokal dan menyusun program prioritas. Langkah ini dinilai krusial guna mendorong perubahan, perbaikan, serta kemajuan desa menuju kemandirian di masa mendatang, Kamis 9 April 2026.

Pesan tegas tersebut disampaikan Ramadhan di sela-sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPK Subulussalam Tahun 2027 tingkat Kecamatan Simpang Kiri. Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Wali Kota Subulussala, yang dihadiri oleh sejumlah pejabat teras daerah.

Dalam arahannya, Ramadhan menyoroti pemanfaatan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) yang sering kali hanya dianggap sebagai dokumen administratif. Ia mengingatkan para kades agar APBDes benar-benar diimplementasikan di lapangan sesuai peruntukannya tanpa ada celah yang melanggar aturan hukum.

"Kepada para kepala desa disarankan anggaran tidak cuma dibaca atau sebatas tulisan, tetapi harus bisa dimanfaatkan dan diimplementasikan sesuai peruntukannya, tanpa celah melanggar aturan," ujar Plt Camat Simpang Kiri, Ramadhan.

Kegiatan Musrenbang kali ini mengusung tema besar terkait penghapusan angka defisit anggaran serta pemerataan pembangunan dan penegakan Syariat Islam. Ramadhan berharap tema tersebut menjadi acuan bagi aparatur desa dalam merancang kebijakan yang selaras dengan visi pemerintah daerah ke depan.

Para kades juga diminta untuk serius mengikuti jalannya musyawarah dengan memberikan ide atau pendapat yang terukur. Partisipasi aktif dari tingkat bawah sangat diperlukan agar program yang diajukan benar-benar menjadi prioritas yang layak didukung oleh Pemerintah Kota Subulussalam.

Lebih lanjut, Ramadhan mengajak jajaran pemerintahan desa untuk lebih cermat dan jeli dalam memanfaatkan setiap rupiah dana desa yang ada. Ia menekankan bahwa pengambilan keputusan terkait anggaran harus selalu mengedepankan asas musyawarah dan mufakat bersama masyarakat setempat.

Melalui sinergi yang baik dalam Musrenbang ini, diharapkan usulan-usulan dari desa dapat terakomodasi dalam rencana kerja pemerintah kota. Fokus pada kemandirian ekonomi desa dan efisiensi anggaran menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di tahun-tahun mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....