SMKN Sultan Daulat Subulussalam Tuntaskan Program Penguatan Karakter Ramadan
- 14 Mar 2026 20:56 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID,Subulussalam : SMKN Sultan Daulat Kota Subulussalam resmi menuntaskan rangkaian program pembelajaran khusus dan penguatan spiritual sepanjang Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung sejak 23 Februari tersebut berakhir, Sabtu 14 Maret 2026 dengan fokus utama pada pembentukan kedisiplinan siswa.
Program ini dirancang sebagai upaya sekolah dalam membangun karakter religius serta kepedulian sosial bagi seluruh peserta didik. Selama hampir tiga pekan, suasana lingkungan sekolah diubah menjadi pusat kegiatan edukasi yang kental dengan nilai-nilai spiritual dan pembinaan akhlak.
Kepala SMKN Sultan Daulat, Ajeng Solin, SP, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pembelajaran Dinul Islam ini dijalankan sesuai dengan kalender pendidikan dari Dinas Pendidikan Aceh. Jadwal disusun sedemikian rupa agar materi akademik dan penguatan iman berjalan beriringan secara harmonis.
Setiap pagi, aktivitas dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan pelaksanaan salat Duha berjamaah oleh seluruh warga sekolah. Ritual ibadah ini menjadi pembuka hari yang bertujuan untuk menenangkan batin serta melatih konsistensi ibadah sunah di kalangan para siswa.
Setelah salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama yang melibatkan interaksi langsung antara guru dan murid. Sesi ini berlangsung hingga pukul 10.00 WIB sebagai bentuk upaya sekolah dalam mendekatkan generasi muda dengan kitab suci.
“Momentum ini menjadi sarana bagi siswa dan guru untuk mempererat interaksi dengan Al-Qur’an selama bulan yang penuh berkah,” ujar Ajeng Solin saat memberikan keterangan terkait capaian program tersebut di lingkungan sekolah.
Memasuki inti pembelajaran, pihak sekolah membagi peserta didik ke dalam tiga kelompok besar untuk memastikan materi tersampaikan secara efektif. Kelompok pertama diperuntukkan bagi siswa kelas X dan XI yang mendapatkan pendalaman materi terkait prinsip-prinsip dasar keislaman.
Materi yang diberikan mencakup kajian tauhid dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari, serta pembahasan mengenai fikih thaharah dan zakat. Kurikulum ini dipilih untuk memberikan pemahaman praktis mengenai kewajiban ibadah yang sering ditemui dalam masyarakat.
Sementara itu, kelompok kedua difokuskan bagi siswa kelas XII yang sedang mempersiapkan diri menuju jenjang pendidikan tinggi. Mereka mendapatkan bimbingan intensif berupa pembahasan soal-soal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan pendampingan khusus dari guru mata pelajaran.
Fokus utama pada kelompok kelas XII ini adalah peningkatan kemampuan literasi dan numerasi sebagai bekal bersaing di kancah nasional. Langkah ini diambil agar siswa tingkat akhir tetap memiliki daya saing akademik meski berada di tengah suasana bulan puasa.
Di sisi lain, sekolah juga memberikan ruang bagi siswa non-Muslim melalui kelompok ketiga yang fokus pada pengembangan bakat. Mereka mengikuti pembinaan program Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) untuk mengasah kompetensi non-akademik sesuai minat masing-masing.
Selain rutinitas harian, setiap hari Jumat sekolah menggelar aksi sosial bertajuk “Seumeugleh” atau gerakan bersih-bersih lingkungan. Siswa dan guru bekerja bakti membersihkan area utama masjid, tempat wudhu, hingga halaman sekitar untuk menunjang kenyamanan ibadah masyarakat.
Melalui gerakan Seumeugleh dan rangkaian Dinul Islam ini, SMKN Sultan Daulat berharap siswa dapat mengimplementasikan program "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat". Target akhirnya adalah lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial yang tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....