Dorong Ketahanan Pangan Babinsa Ikut Panen Cabai Warga

  • 27 Feb 2026 05:00 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Sektor pertanian di wilayah Kota Subulussalam terus mendapat perhatian intensif sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan. Aktivitas panen cabai di Desa Subulussalam Barat, Kecamatan Simpang Kiri, berlangsung lebih semarak dengan kehadiran aparat kewilayahan. Pendampingan langsung ini dilakukan untuk memastikan produktivitas lahan petani tetap terjaga di tengah tantangan cuaca, Kamis 26 Februari 2026.

Personel Babinsa Koramil 01/Simpang Kiri, Serda Abdul Samad, terjun langsung ke lahan perkebunan milik warga, Ishak. Di bawah terik matahari, Babinsa bahu-membahu bersama para petani memetik hasil panen yang telah memasuki masa petik optimal. Kehadiran TNI di tengah perkebunan ini menjadi bukti nyata komitmen pembinaan teritorial di wilayah binaan.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu tenaga fisik di lapangan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi sosial. Melalui interaksi yang hangat, petugas dapat menyerap aspirasi serta kendala yang dihadapi petani selama masa tanam hingga panen. Kebersamaan ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat agraris.

Pendampingan secara konsisten dipandang sebagai faktor penting dalam memberikan dorongan moril bagi para pelaku usaha tani. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, para petani diharapkan lebih termotivasi untuk memperluas area tanam mereka. Langkah ini selaras dengan program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri di tingkat desa.

Serda Abdul Samad menekankan bahwa stabilitas pangan sangat bergantung pada semangat para petani di lapangan. Ia berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan pertanian warga guna memastikan hasil yang maksimal. "Kami akan terus hadir dan mendampingi warga binaan, khususnya para petani. Semoga kebersamaan seperti ini dapat menambah semangat," ujarnya di sela kesibukan panen.

Di sisi lain, pemilik lahan, Ishak, menyambut positif keterlibatan aktif Babinsa yang mau turun langsung ke lumpur dan kebun. Ia merasa perhatian tersebut memberikan rasa aman dan dukungan psikologis bagi petani kecil seperti dirinya. Bantuan tenaga yang diberikan juga dirasakan sangat meringankan beban pekerjaan harian di ladang.

"Kehadiran Babinsa di kebun menjadi motivasi bagi kami. Selain membantu pekerjaan, kami merasa didukung dan diperhatikan," ungkap Ishak.

Sinergi antara TNI dan petani ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Simpang Kiri. Melalui kemanunggalan yang kuat, produktivitas hasil tani diharapkan terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi tonggak penting dalam menjaga kedaulatan pangan dan stabilitas ekonomi di Kota Subulussalam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....