Subulussalam Perkuat Akses Pendidikan Melalui Hibah Bus Kemenhub

  • 24 Feb 2026 20:35 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB), menghadiri penandatanganan naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang Milik Negara di Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada Senin hingga Selasa, 23-24 Februari 2026 ini, merupakan langkah strategis dalam pemenuhan sarana transportasi publik di daerah tersebut.

Bertempat di Hotel Morris, Jalan Wahid Hasyim, acara formal bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut mengesahkan serah terima unit bus yang telah dialokasikan sejak tahun 2025. Unit kendaraan ini direncanakan khusus untuk mendukung mobilitas dan operasional program Sekolah Rakyat di Kota Subulussalam.

"Sektor pendidikan, termasuk fasilitas penunjang seperti bus sekolah ini, tetap menjadi prioritas utama bagi pemerintah kota guna meningkatkan kualitas belajar mengajar," tegas HRB saat dikonfirmasi RRI, Selasa 24 Februari 2026.

Selain menuntaskan administrasi bus tahun 2025, Pemerintah Kota Subulussalam juga tengah menjajaki wacana pengusulan tambahan satu unit bus lagi untuk tahun anggaran 2026. Berbeda dengan unit sebelumnya yang dikhususkan untuk sekolah, bus baru ini nantinya diproyeksikan untuk melayani kebutuhan transportasi umum masyarakat Subulussalam.

HRB menjelaskan bahwa tantangan mendapatkan bantuan pusat pada tahun depan akan lebih kompetitif lantaran adanya penurunan kuota pengadaan bus nasional. Jika pada tahun 2025 kuota mencapai 150 unit, maka pada tahun 2026 diperkirakan hanya tersedia sekitar 100 unit untuk dialokasikan ke seluruh wilayah Indonesia.

Keberadaan fasilitas bus ini juga dipersiapkan untuk menyambut rampungnya pembangunan permanen gedung Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kampung Buluh Diri. Proyek strategis tersebut saat ini tengah berjalan dengan nilai investasi pembangunan yang diperkirakan mencapai Rp252 miliar.

Dengan penandatanganan BAST ini, aset bus milik negara tersebut secara resmi beralih pengelolaannya kepada pemerintah kota untuk segera dioperasikan. Langkah jemput bola ke kementerian ini diharapkan mampu mempercepat transformasi layanan publik dan akses pendidikan di Bumi Syekh Hamzah Fansuri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....