4 Peristiwa Sejarah di Bulan September

  • 23 Sep 2024 18:04 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN, Aceh Singkil : September adalah bulan kesembilan tahun dalam kalender gregorian. Kata ini diambil dari bahasa belanda yang mengambil dari bahasa latin, septem yang berarti tujuh karena dahulu kala tahun bermula pada bulan maret kemudian ditukar pada 153 SM. Bulan ini adalah salah satu dari empat bulan yang memiliki 30 hari.

Di bulan September, peristiwa berupa sejarah di Indonesia juga memiliki kejadian yang tidak kalah penting. berikut ini ada 4 peristiwa bersejarah yang terjadi di Indonesia terjadi di bulan September, yaitu :

1. Pada 5 September 1945, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan wilayah pertama di Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI, pasca proklamasi kemerdekaan 17 Agustus di tahun yang sama. Pernyataan ini diungkapkan Sri Hamengkubuwono IX yang berkuasa atas wilayah keraton Yogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman.

Bergabungnya keraton Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman yang merupakan satu-satunya kerajaan di Nusantara atau Indonesia setelah merdeka yang tidak berada di bawah Kolonial Belanda memiliki arti yang sangat penting dan bernilai strategis.

2. Bom meledak di depan Kedutaan Besar Australia, Jakarta. Peristiwa ini masih diingat banyak publik, tepatnya pada 9 September 2004, sekitar pukul 10.15 WIB. Bom berkekuatan besar mengguncang kawasan Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Ledakan besar terjadi di depan pintu masuk Gedung Kedutaan Besar Australia Kavling C15-16. Korban tewas ditempat berjumlah sembilan orang.

Rekaman CCTV Plaza 89 yang bersebelahan dengan Gedung Kedutaan Besar Australia menguatkan dugaan sebelumnya bahwa sumber ledakan dari mobil boks berwarna silver alias perak.

3. Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut didirikan oleh pelaut-pelaut veteran Koninklijke Marine dan Kaigun pada 10 September 1945. Koninklijke Marine merupakan angkatan Laut Belanda, sedangkan Kaigun merupakan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Badan inilah yang menjadi cikal bakal dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut.

Pada 5 Oktober 1945, BKR akhirnya berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat atau TKR. TKR Laut akhirnya lebih dikenal sebagai Angkatan Laut Republik Indonesia, atau ALRI sebelum belakangan menjadi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut.

4. Gerakan 30 September (G30S) adalah sebuah peristiwa berlatar belakang kudeta yang terjadi selama satu malam pada tanggal 30 September hingga 1 Oktober 1965 yang mengakibatkan gugurnya enam jenderal serta satu orang perwira pertama militer indonesia dan jenazahnya dimasukkan ke dalam suatu lubang sumur lama di area lubang buaya jakarta timur. Adapun korbannya yaitu :

· Letnan Jenderal TNI Ahmad Yani (43 tahun)

· Mayor Jenderal TNI Raden Soeprapto (45 tahun)

· Mayor Jenderal TNI Mas Tirtodarmo Haryono (41 tahun)

· Mayor Jenderal TNI Siswondo Parman (47 tahun)

· Brigadir Jenderal TNI Donald Isaac Panjaitan (40 tahun)

· Brigadir Jenderal TNI Sutoyo Siswomiharjo (43 tahun)

· Letnan Satu Pierre Andreas Tendean (26 tahun) dan korban-korban lainnya.

(Sumber:wikipedia,hops.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....