Ini Perbedaan Kalender Hijriyah dan Masehi
- 09 Sep 2024 19:13 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Aceh Singkil : Kalender Hijriah atau Kalender Islam merupakan kalender yang sistemnya dimulai sejak masa kekhalifahan Umar Bin Khatab dan tahun pertamanya yaitu pada saat Nabi Muhammad hijrah dari Makkah ke Madinah yakni pada tahun 622 Masehi.
Kalender Masehi atau Anno Domini (AD) dalam bahasa Inggris adalah sebutan untuk penanggalan atau penomoran tahun yang digunakan pada kalender Gregorius dan Kalender Julius. Era kalender ini didasarkan pada tahun tradisional yang dihitung sejak kelahiran Yesus dari Nazaret. Masehi dihitung sejak hari tersebut, sedangkan sebelum itu disebut Sebelum Masehi atau SM.
Penentuan dimulainya sebuah hari dan tanggal pada Kalender hijriah berbeda dengan Kalender Masehi. Pada sistem Kalender Masehi, sebuah hari dan tanggal dimulai pada pukul 00.00 dini hari waktu setempat. Namun pada sistem Kalender Hijriah, sebuah hari dan tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut atau ketika memasuki waktu Magrib.
Meskipun kalender Masehi dan kalender Hijirah, sama-sama digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sejatinya keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dan kentara. berikut perbedaan antara kalender Masehi dan kalender Hijirah, yaitu :
1. Penanggalan 1 pada kalender Masehi berdasakan kelahiran Nabi Isa AS. Sedangkan, penanggalan kalender Hijriah didasarkan pada hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah.
2. Dalam menentukan awal hari, kalender Masehi dimulai pada pukul 00.00 dini hari waktu setempat. Sedangkan, pada kalender Hijriah, perhitungan awal hari didasarkan pada terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari.
3. Jumlah hari dalam kalender Masehi dapat mencapai 31 hari dalam satu bulan. Sedangkan, kalender Hijriah hanya mencapai 29 sampai 30 hari dalam satu bulan. Jumlah hari dalam satu tahun pada kalender Hijriah kurang lebih 354-355 hari. Sedangkan, kalender Masehi mencapai 365-366 hari.
4. Kalender Hijriah berpatokan pada perhitungan tanggal yang didasarkan pada peredaran bulan terhadap bumi. Sedangkan, kalender Masehi, perhitungan tanggalnya berpedoman pada pergerakan matahi terhadap bumi.
5. Dalam kalender Hijriah sangat berkaitan erat dengan umat Muslim sehingga angka penanggalannya menggunakan angka atau ejaan arab. Sedangkan, angka di kalender Masehi menerapkan sistem angka alfabet.
Sebelumnya, orang Arab-Pra Islam telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender hijriah. Hanya saja mereka tidak menetapkannya dengan angka, melainkan dengan nama konvensional. Misalnya, kelahiran Muhammad dan Ammar bin Yasir adalah pada Tahun Gajah.
(Sumber : gramedia, wikipedia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....