Kapal Boat Nelayan Kembali Karam di Muara Kuala Gabi Singkil
- 14 Agt 2023 13:45 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Singkil : Kapal Boat nelayan warga Kecamatan Singkil, di laporkan kembali karam di muara Kuala Gabi, Pulau Sarok, Singkil, Aceh Singkil. Peristiwa itu di ketahui, setelah terlihat boat nelayan milik Pawang T. Ramadhan, dengan anggota buah kapal (ABK) sebanyak 3 orang di dalam kapal, terlihat oleng dan terjatuh hingga karam sekitar Pukul 10.30 Wib. Senin (14/8/2023), Karena tidak dapat melintasi muara yang masih dangkal dan kondisi air laut dalam keadaan pasang surut.
" Karena cuaca dalam keadaan angin kencang disertai hujan, Kapal nelayan berusaha masuk melalui muara Kuala Gabi. Sementara kondisi air dalam keadaan pasang surut, hingga mengakibatkan boat karam. " sebut Dara Qutni Sekretaris, Panglima Laot Kabupaten Aceh Singkil.
Terangnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun di prediksikan nelayan banyak mengalami kerugian. " Ini kita sedang melakukan evakuasi bersama dengan pihak TNI/Polri dan sejumlah relawan lain (masyarakat)." Tambahnya.
Sekedar diketahui, menyahuti keluhan pendangkalan muara kuala gabi tersebut. Sebelumnya tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, telah mengucurkan anggaran sebesar Rp. 150 untuk melakukan pengerukan muara bersumber APBK melalui Dinas PURR. Guna untuk memudahkan kapal nelayan dan angkutan barang melintas, mengingat muara tersebut sudah dangkal sehingga kapal nelayan serta kapal rute pelayaran Singkil - Pulau Banyak dan sebaliknya kerap kandas di lokasi muara tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun terkait penanganan pendangkalan Kuala Gabi itu, juga sudah pernah dilakukan upaya pembukaan pintu kuala, serta pengerukan lokasi pesisir muara laut yang menembus lokasi baru menuju pelabuhan bongkar muat barang pada 2017 lalu. Dalam kegiatan itu telah dikucurkan anggaran sekitar Rp 400 juta bersumber dari anggaran tanggap darurat tahun 2017. Pengerukan sedalam lima meter dan lebar 25 – 30 meter itu, dilakukan dengan ekskavator, material diangkut menggunakan dua boat nelayan berjarak sekira 200 meter dari pintu kuala lama.
Kemudian, pada tahun 2022 Pemkab Aceh Singkil kembali mengucurkan anggaran untuk pengerukan muara di Kuala sekitar Rp. 180 juta bersumber anggaran tanggap darurat. Sayangnya, pasca pengerukan tersebut kondisi muara tidak memberikan manfaat lebih baik kepada nelayan hingga saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....