Dampak Negatif Mikro Manajemen Pada Karyawan
- 18 Des 2024 19:16 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Aceh Singkil : Mikro Manajemen adalah cara yang digunakan seorang manajer dalam memimpin tim dengan melakukan perhatian, pengawasan, dan pengendalian terhadap pekerjaan karyawannya secara berlebihan. Mikro manajemen memiliki efek samping atau dampak negatif bagi karyawan.
Menurut Executive Director MDI TACK Training Internastional, Ferry Atmadi, mikro managing boss adalah tipe atasan yang cenderung mengontrol dan ikut campur secara rinci pekerjaan dari karyawannya. Seorang mikro manajemen memiliki kesulitan dalam mendelegasikan tugas kepada bawahannya.
Terbukti dari hasil survei di Amerika Serikat terhadap para pekerja yang menghasilkan bahwa mikro manajemen lebih banyak membawa dampak negatif, salah satunya adalah menurunkan produktivitas karyawan sebanyak 55 persen. Cara terbaik yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi miKro manajemen di tempat kerja adalah dengan berbicara kepada tim dan minta umpan balik yang positif dari mereka.
Berikut dampak negatif mikro manajemen yang perlu anda ketahui diantaranya adalah:
1. Meningkatkan Stres Saat Bekerja
Bekerja dengan atasan yang mikro managing akan menimbulkan stres pada bawahan. Tidak diberikan kebebasan untuk menyampaikan ide dan pemikirannya. Selain itu, mereka juga akan merasa dikendalikan sehingga merasa terkekang dan pada akhirnya meningkatkan stres serta penurunan produktivitas.
2. Menurunkan Potensi Karyawan
Seorang mikro manager biasanya akan cenderung menutup diri dari masukan orang lain, terutama dari bawahannya. Ia juga jarang melibatkan bawahannya dalam pengambilan keputusan.
3. Menghambat Kesuksesan Perusahaan
Mikro managing cenderung bersifat perfeksionis dan hanya percaya pada dirinya sendiri. Padahal nyatanya, sempurna menurut dia belum tentu adalah yang terbaik untuk perusahaan. Justru besar kemungkinannya karyawan mempunyai ide atau inovasi yang dapat memajukan perusahaan.
(Sumber:ruangkerja.id)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....