Sejarah Kulkas Pendingin Dan Perkembanganya, Ini Dia.!!!

  • 06 Des 2024 15:21 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN SINGKIL: Pada zaman dahulu sebelum adanya kulkas, untuk mengawetkan makanan orang-orang akan membawa makanan mereka kepinggir danau yang bersalju. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh orang eropa yang bertujuan untuk menjaga agar bahan makanan dapat tetap awet dan tahan lama.

Penemuan oleh William Cullen

Seorang ilmuwan Skotlandia yang bernama William Cullen dari Universitas Glasgow melakukan pengembangan sebuah mesin pendingin sederhana pada tahun 1784. William Cullen sendiri merupakan seorang ahli kimia, fisika dan juga ahli dalam bidang kedokteran yang mengetahui bahwa makanan akan menjadi awet bila didinginkan. Dari hasil penelitiannya disebutkan bahwa bakteri tidak dapat berkembang biak pada media dingin.

William Cullen kemudian memfungsikan pompa untuk membuat vakum parsial diatas sebuah wadah dietil eter yang kemudian dipanaskan. Adanya tekanan dari uap air hasil proses pemanasan tersebut kemudian menciptakan bongkahan es kecil. Namun pada saat itu, hasil penelitian dari William Cullen tersebut belum dikomersilkan atau dipatenkan.

Pengembangan oleh Jacob

Setelah diteliti oleh William Cullen, teknologi mesin pendingin ini kemudian dikembangkan oleh Jacob Perkins yang berasal dari Amerika Serikat dan bekerja sebagai pengrajin Emas. Jacob Perkins sendiri sebelumnya telah banyak melakukan penelitian tentang penemuan lemari pendingin.

Kulkas atau lemari es hasil buatan Jacob Perkins terinspirasi dari catatan William Cullen. Perkins menggunakan eter dan tekanan uap air untuk membekukan air, dan ternyata hal ini berhasil membekukan air dengan eter dan tekanan uap. Namun sayangnya, metode yang digunakan ini banyak memanfaatkan bahan kimia, seperti amonia dan Sulfur dioksida sebagai alat dan bahan dalam pembekuan air. Sehingga, meskipun lemari es buatan Karl Von Linden ini terlihat lebih praktis, tetapi karena adanya komposisi bahan kimia yang digunakan dapat membahayakan dan menyebabkan kecelakaan.

Perkembangan saat ini

sunting

Setelah dari masa ke masa mengalami perkembangan. Sekarang kulkas lebih banyak menggunakan bahan freon sebagai media pendinginnya. Freon itu sendiri diketahui memiliki dampak yang tidak baik bagi lingkungan, karena bisa menyebabkan rusaknya lapisan ozon.

untuk mensiasatinya, muncullah teknologi baru pengganti freon, yaitu teknologi Hydro Fluoro Carbon (HFC) yang diklaim lebih ramah lingkungan(Sumber :Wikipedia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....