Cara Membuat Minyak Goreng Kelapa Sawit Sendiri di Rumah
- 20 Jul 2024 12:15 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Singkil : Mungkin sebagian ibu rumah tangga enggan memperhatikan proses cara membuat minyak goreng. Mereka tinggal membeli minyak yang dijajakan di pasar atau supermarket, kemudian dapat langsung dimanfaatkan untuk memasak. Padahal, cara membuat minyak goreng ini membutuhkan waktu dan tahapan yang cukup lama.
Proses dilakukan secara teliti untuk mendapatkan hasil saring yang maksimal. Salah satu bahan utama minyak yang populer adalah dari kelapa sawit. Karena memberikan hasil minyak yang berkualitas, diperkirakan perkebunan sawit di Indonesia akan bertambah 3-4 juta hektar hingga 2020. Meskipun mampu menghasilkan minyak yang berkualitas, perkebunan sawit sempat terancam punah. Hal itu disebabkan karena penebangan atau pengambilan kelapa sawit tidak sesuai dengan prosedur sebagaimana mestinya.
Demi mengurangi dampak negatif perkebunan sawit, World Wild Fund (WWF) membentuk Roundtable Sustainable palm oil (RSPO). Sertifikasi RSPO ini merupakan merek dagang yang diyakini menjadi sarana terbaik untuk membawa isu minyak sawit berkelanjutan kepada konsumen. Pada 2018 ini RSPO memperkenalkan RSPO NEXT yang menitikberatkan ke beberapa hal menyangkut, tidak ada deforestasi dalam pembangunan sawit, pencegahan kebakaran dalam pengelolaan sawit, menghargai HAM seperti memberikan upah pada pekerja sawit, tidak menanam sawit baru di lahan gambut, pengurangan gas rumah kaca, dan traceability dari tandan buah segar sampai pengolahan.
Setelah mengetahui cara dalam mengurangi dampak negatif pengelolaan kelapa sawit, kamu bisa membuat minyak goreng sendiri sesuai dengan prosedur yang benar. Umumnya, pengolahan minyak sawit dilakukan di desa atau kampung yang jauh dari perkotaan. Bahkan para pekerjanya pun tinggal di sekitar perkebunan kelapa sawit. Selain kelapa sawit, banyak jenis lainnya yang dapat diolah menjadi minyak goreng. Namun, sebelum membahas lebih jauh, kita telesuri dulu yuk cara membuat minyak goreng dari kelapa sawit berikut ini.
- Mengumpulkan kelapa sawit
Pilihlah kelapa sawit yang sudah matang. Pada proses ini disebut dengan pengumpulan buah tandan segar (TBS). Pemilihan ini bertujuan untuk memperoleh hasil yang lebih optimal. Biasanya pengangkutan kelapa menggunakan truk dan dibawa ke pabrik lalu diproses menggunakan mesin press dengan kekuatan maksimal. TBS akan ditimbang untuk dilihat kapasitas minyak yang akan dihasilkan.
- Merebus kelapa sawit
Setelah ditimbang, kelapa sawit direbus menggunakan uap air panas dengan tekanan 2,2 hingga 3kg/cm selama 90 menit. Dalam proses perebusan ini memiliki banyak manfaat seperti membunuh enzim pengrusak, memudahkan saat pemerasan buah untuk diambil minyaknya, memudahkan perontokan inti buah dari cangkangnya. Buah yang direbus akan menghasilkan minyak dengan kadar 0.5%.
- Merontokan buah
Setelah direbus, rontokan buah dari tangkainya dengan cara dibanting. Setelah itu dimasukkan ke mesin therser dengan dua kali pengolahan untuk memisahkan buah dari berondongnya. Tujuannya agar buah benar-benar bersih dari tangkai dan berondongnya. Hasilnya, daging buah terkelupas dan dapat diperas untuk tahap selanjutnya.
- Memeras daging buah
Lepaskan biji dari daging buah terlebih dahulu. Gunakan tekanan uap dengan suhu 80-90o C. Setelah itu masukkan ke mesin pengompres, gunakan tambahan panas 10-15% dari kapasitas mesin. Hasilnya memperoleh minyak kasar yang masih bercampur dengan ampas buah.
- Menyaring minyak kasar
Masukkan minyak kasar ke crude oil tank. Pada wadah tersebut terdapat saringan pasir yang berfungsi untuk memisahkan ampas dan minyak. Ampas yang terkumpul akan disaring kembali lagi menjadi minyak dengan mesin depericarper. Gunakan air panas untuk memudahkan proses pengolahan. Hasil yang keluar minyak yang bercampur dengan air.
- Memisahkan minyak dengan air
Proses pemisahan ini harus urut dan sesuai dengan kadar minyak yang ada. Pada fase ringan memiliki kandungan minyak, air, dan massa jenis minyak ditampung pada continuous setting tank. Lalu kandungan minyak akan dibawa ke oil tank. Sedangkan fase berat berisi minyak, air, dan massa berat ditampung pada sludge tank lalu dibawa ke sludge separator untuk dipisahkan minyak dan airnya.
- Memurnikan minyak
Hasil minyak sebelumnya tidak sepenuhnya terpisah dengan air. Oleh karena itu, dibutuhkan proses pemurnian menggunakan vacuum drier. Hasilnya membuang air yang terkandung di dalam minyak hingga nilai minimal atau di bawah ambang batas. Proses akhir ini menjadikan minyak menjadi murni. Berikutnya dapat dimasukkan ke oil storage untuk proses pengemasan.
Selain tahapan cara membuat minyak goreng dari kelapa sawit, kamu juga bisa mengolah jenis lainnya yang telah disebutkan di atas. Meskipun memiliki kandungan yang dapat menyehatkan, mengonsumsi minyak berlebihan pun tidak disarankan. (sumber web https://wiratech.co.id/)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....