Ide Usaha Ternak yang Mudah dan Modal Minim

  • 23 Jun 2024 13:07 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN, Singkil : Sektor peternakan masih menjadi ladang yang cukup menjanjikan untuk mengembangkan usaha demi meraup keuntungan sebesar-besarnya. Peluang ini masih terbuka luas, pasalnya kebutuhan akan konsumsi protein hewani semakin meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan kesadaran akan pentingnya konsumsi protein. Di Indonesia sendiri, usaha peternakan masih menyediakan lahan serta beranekaragam ternak yang dapat kamu manfaatkan. Mulai dari ayam, kambing, sapi, hingga beragam jenis ikan dan burung bisa dijadikan hewan ternak atau budidaya.

Tidak hanya dimanfaatkan dagingnya, hewan ternak bisa memberi keuntungan lain dari telur, susu, hingga bulunya. Selain itu, usaha ternak sendiri mendukung banyak hal dari segi kebermanfaatan seperti menyediakan peluang kerja, menyediakan bahan pangan, serta mendorong kemajuan perekonomian bangsa. Nah, apakah anda berminat usaha budidaya hewan? Kira-kira usaha ternak hewan seperti apa ya yang cocok dikelola?

1. Ayam Pedaging

Ayam pedaging atau yang juga dikenal ayam broiler merupakan usaha yang cukup menguntungkan dalam meraup pundi-pundi uang. Hal ini mengingat konsumsi akan daging ayam tak pernah sepi pelanggan, bahkan yang menjajalnya di pinggir jalan pun banyak. Olahan daging ayam broiler juga bervariasi, mulai dari bakso, nugget, sampai sosis. Tidak hanya itu, berbagai macam kuliner Indonesia banyak memanfaatkan ayam jenis ini karena tekstur daging yang lebih empuk. Perputaran uang pemeliharaan ternak ayam pedaging termasuk cepat. Waktu pemeliharaan selama satu bulan lebih (45 hari) menjadikan usaha ini wajib untuk dicoba. Bila anda masih kurang yakin untuk memulainya, bisa menerapkan sistem kemitraan sehingga peluang rugi dapat diminimalisir.

2. Ayam Petelur

Coba bayangkan, berapa banyak orang yang makan telur setiap minggu. Jawabannya mungkin minimal 2-3 kali orang akan mengonsumsi telur setiap minggunya sebagai bahan lauk, diet, bahan kue, dan lain-lain. Hal ini tentu saja membawa peluang bagi peternak ayam petelur untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Untuk memulai usaha ini, anda bisa mencoba dengan kapasitas 2.000 ekor ayam untuk mendapatkan margin keuntungan yang lebih terasa dengan menggunakan jenis indukan yang siap bertelur umur 2-3 bulan.

3. Ikan Lele

Ternak lele ternyata juga memiliki peluang usaha yang cukup bagus, lho! Mengapa begitu? Salah satu alasannya adalah karena anda hanya memerlukan waktu tiga bulan saja sampai lele siap panen. Ya, ternak lele biasanya dipilih para pemula karena usaha ini tergolong murah dan mudah untuk dilakukan. Bagaimana tidak, anda hanya memerlukan modal sekitar Rp 1 ribu untuk membeli satu ekor bibit lele berukuran 15 – 18 cm. Selanjutnya, harga pakan lele sendiri sekitar Rp 65 ribu tiap kemasan 5 kg. Harga lele di pasaran juga cenderung stabil dengan kisaran Rp 25 ribu – Rp 30 ribu per kg nya.

4. Burung Puyuh

Telur dan daging burung puyuh terkenal memiliki citarasa yang lezat sehingga banyak digunakan sebagai olahan kuliner restoran maupun rumahan. Tak heran jika prospek bisnisnya cukup menjanjikan. Modal ternak burung puyuh juga terjangkau, apalagi jika memiliki lahan khusus. Adapun bibit burung puyuh dapat anda peroleh dengan harga sekitar Rp 8 ribu per ekor. Kemudian anda perlu menyiapkan kandang dengan estimasi biaya Rp 200 ribu. Burung puyuh mudah dibudidayakan karena termasuk hewan yang tenak. Burung puyuh juga telah dapat memproduksi telur di umur 35 hari sekitar 200 – 300 butir per tahun dan produktif di usia 40 – 50 hari.

5. Kelinci

Selain dijadikan hewan peliharaan, daging kelinci juga terkenal akan kelezatannya sehingga sering digunakan untuk berbagai olahan kuliner. Hal ini membuat ternak kelinci merupakan salah satu usaha ternak yang cukup menjanjikan. Ternak kelinci juga tidak terlalu rumit apalagi untuk daerah pelosok dan pedesaan. Tidak perlu membeli atau menyewa lahan, anda bisa melakukannya di sekitar rumah untuk ternak skala kecil. Reproduksi kelinci pun tergolong cepat, dimana induk kelinci bisa kawin hingga 4 – 6 kali dalam setahun dimana sekali melahirkan bisa menghasilkan 1- 6 ekor anak kelinci. Bahkan kotoran kelinci juga bisa untuk pakan ayam dan pupuk, lho!

6. Bebek

Ide usaha ternak yang terakhir adalah bebek. Bebek bisa menjadi pilihan lain sebagai hewan ternak yang paling mudah dan menguntungkan. Apalagi bebek ternak juga lebih familiar untuk masyarakat Indonesia. Ternak bebek terutama bebek petelur menjadi salah satu komoditas unggul di beberapa daerah. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab bebek petelur membuka peluang usaha sejak pra ternak hingga pasca. Seperti usaha pakan ternak, usaha pengolahan telur bebek, hingga kotorannya yang dapat diolah menjadi pupuk kandang. Untuk memulai ternak bebek, anda tak perlu repot-repot karena kandang bebek anti ribet berbeda dengan kandang ayam, sehingga tidak perlu membuat kandang dengan desain bertingkat. Cukup manfaatkan lahan kosong dan beri pagar bambu, serta atap berupa terpal. (sumber web https://kontrakhukum.com/)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....