Terasi Khas Aceh Singkil, Berbahan Udang Sabu
- 21 Des 2025 14:17 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Aceh Singkil : Bicara soal rahasia kelezatan masakan pesisir, terasi Aceh Singkil selalu menjadi primadona yang sulit digantikan. Dikenal karena aroma khas dan gurihnya yang otentik, bumbu legendaris ini kini dibanderol seharga Rp80 ribu per kilogram untuk varian udang sabu terbaik, sebuah harga yang dinilai sepadan dengan proses pembuatan yang masih terjaga keasliannya.
Proses produksinya yang masih sangat tradisional dan ketergantungan pada musim tangkapan nelayan. Berbeda dengan terasi pabrikan, terasi Singkil dibuat dari 100% udang sabu atau udang baring segar tanpa campuran bahan pengawet maupun pewarna kimia.
Seorang pedagang terasi di Pasar Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Neli, mengungkapkan bahwa naik turunnya harga terasi sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku dari nelayan lokal.
"Memang ada yang lebih murah, tapi kalau kualitas premium yang asli udang tanpa campuran, kami jual Rp80 ribu sekilonya. Pembeli sudah paham, kalau harga segitu, rasa sambalnya pasti beda. Lebih manis udangnya dan aromanya tidak apek," Kata Neli, Minggu (21/12/2025).
Neli menambahkan bahwa meski harga terlihat tinggi bagi sebagian orang, permintaan tetap stabil bahkan sering meningkat saat musim liburan tiba.
Bagi warga Aceh Singkil, terasi bukan sekadar bumbu, melainkan identitas kuliner yang harus dijaga kualitasnya. Meskipun komoditas pangan lain sering naik turun, dedikasi para pengrajin terasi untuk mempertahankan bahan baku asli membuat harga tinggi tetap dianggap wajar oleh pelanggan setianya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....