Korban Terdampak Banjir di Singkil, Kembali Pertanyakan Realisasi Bantuan Jadup

  • 09 Sep 2026 15:40 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Puluhan ibu-ibu yang mewakili warga terdampak bencana banjir dari beberapa Desa/Kampung di Kabupaten Aceh di

Singkil, Aceh, mendatangi Kantor Bupati setempat, Selasa, 8 September 2026.

Kedatangan mereka bertujuan untuk menuntut kejelasan serta transparansi pihak pemerintah daerah, terkait realisasi penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) yang hingga kini dinilai belum menemui titik terang.

Salah seorang Warga Pasar, Singkil, Aceh Singkil, Safridanur yang ikut bersama rombongan tersebut, mengatakan kedatangan mereka kembali ke kantor Bupati tersebut untuk menagih janji pemerintah daerah terkait penyelesaian penanganan bantuan jaminan hidup (Jadup) kepada warga korban terdampak banjir pada akhir November 2026.

"Kami berharap apa yang menjadi janji Pemerintah daerah melalui Bupati tentang bantuan Jaminan Hidup (Jadup) ini direalisasikan sehingga masyarakat tidak kecewa," sebut Safridanur, Selasa, 9 September 2026.

Sebab menurutnya, janji yang pernah disampaikan Pemerintah untuk memperjuangkan bantuan dana jaminan hidup (Jadup) kepada korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil sejak beberapa bulan lalu tak kunjung terealisasi.

Safridanur menambahkan hasil audiensi bersama pemerintah daerah melalui Dinas terkait kali ini juga belum memuaskan mereka selaku korban terdampak banjir yang masih mengharap bantuan tersebut.

Sehingga kedepan, kemungkinan mereka akan datang kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak untuk mempertanyakan soal progres dan transparansi bantuan Jadup tersebut.

"Hasil audiensi tidak memuaskan karena belum ada kepastian soal masa tenggang waktu kapan penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup) ini direalisasikan, sehingga kedepan kami akan mendatangi kantor bupati ini lagi," tambahnya.

Sementara itu menyikapi permintaan masyarakat korban terdampak banjir soal transparansi penyaluran bantuan jaminan hidup (Jadup) tersebut, Bupati Aceh Singkil melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Singkil. Ali Hasmi Pohan menjelaskan, bahwa usulan Pemerintah Daerah terkait bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil sudah diproses di Kementerian Sosial RI.

"Untuk soal progres usulan penerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi korban terdampak banjir saat terus berproses di Kementerian Sosial,"sebut Ali Hasmi.

Bahkan katanya, data - data calon penerima bantuan jaminan hidup (Jadup) dari Kabupaten Aceh Singkil masuk kedalam tahap penerima gelombang ke sepuluh (X).

Untuk itu Ali Hasmi mengharapkan, kepada warga yang sebelumnya tercatat sebagai korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil tersebut agar bersabar menunggu proses sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Ketika disinggung soal jumlah data calon penerima bantuan jaminan hidup (Jadup) warga korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil. Ali Hasmi menjelaskan, berdasarkan usulan Pemerintah Daerah mencapai 33.139 jiwa dari 8.701 Kepala Keluarga (KK).

Warga yang didominasi kaum ibu - ibu untuk mempertanyakan transparansi dan kelanjutan tentang bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi korban terdampak banjir ke Kantor Bupati Aceh Singkil tersebut, merupakan perwakilan warga dari beberapa Desa/Kampung di Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....