Pemda Diminta Serius Perjuangankan Jadup untuk Korban Terdampak Banjir
- 06 Sep 2026 23:32 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Singkil - Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Singkil serius memperjuangkan hak masyarakat bagi korban terdampak banjir, terutama dana bantuan penyaluran Dana Jaminan Hidup (Jadup).
Permintaan tersebut diungkapkan Sekretaris Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) Kabupaten Aceh Singkil, Rahman Syafi'i, Minggu, 6 September 2026.
"Kami menduga Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil tidak menunjukkan keseriusan dalam memperjuangkan hak masyarakat korban banjir, khususnya terkait penyaluran Dana Jaminan Hidup (Jadup)," ujar Rahman Syafi'i.
Dugaan tersebut menurut Rahman, muncul karena hingga hari ini masyarakat belum memperoleh kepastian mengenai kapan bantuan dana Jaminan Hidup (Jadup) tersebut akan disalurkan.
Sebab selama hampir tiga bulan terakhir, masyarakat Aceh Singkil yang tercatat sebagai korban terdampak banjir pada akhir November 2025 lalu diminta untuk terus bersabar, dengan janji dan alasan kepada masyarakat itu sendiri bahwa pemerintah daerah (Pemda) Aceh Singkil sedang mengupayakan penyelesaian persoalan tersebut.
Akan tetapi hingga saat ini, belum ada kejelasan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik terkait penyaluran dana bantuan jatah hidup (Jadup) tersebut.
"Kami khawatir dengan tidak adanya penjelasan resmi tentang progres penyaluran bantuan Jadup ini, kedepan otomatis masyarakat sudah tidak percaya kepada Pemda," tambahnya.
Rahman menegaskan, Jaminan Hidup (Jadup) ini merupakan hak masyarakat terdampak bencana bukan sekadar bantuan yang dapat ditunda tanpa kepastian.
Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah berkewajiban memberikan informasi yang terbuka, jujur, dan jelas mengenai perkembangan proses penyaluran tersebut.
"Bahkan jikalaupun belum ada progres yang baik, selama tiga bulan ini wajar kami menilai Pemerintah dan Instansi terkait tidak bekerja untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.
Slain itu Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) mendesak Bupati Aceh Singkil beserta seluruh jajaran terkait untuk segera memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat mengenai status pengurusan Jadup termasuk kendala yang dihadapi.
Rahman berkomitmen akan terus mengawal persoalan ini hingga hak-hak masyarakat korban banjir benar-benar dipenuhi. Serta Pemerintah diminta harus membuktikan keberpihakannya kepada rakyat, melalui tindakan nyata dan bukan sekadar janji yang terus diulang tanpa kepastian.
Sampai berita ini diturunkan Reporter RRI belum mendapatkan keterangan resmi dari Pemerintah melalui dinas teknis tentang progres mengenai bantuan dan jaminan hidup (Jadup) bagi masyarakat korban terdampak banjir di Aceh Singkil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....