Kapal Kayu, Jembatan Hidup Menuju Surga Pulau Banyak-Singkil

  • 15 Jan 2025 15:19 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN,Singklil: Pulau Banyak-Singkil, dengan keindahan alam bawah laut yang memukau dan hamparan pantai pasir putih, menjadi magnet bagi para wisatawan. Namun, untuk mencapai surga tersembunyi ini, masyarakat setempat dan para pengunjung harus melewati perjalanan laut yang cukup menantang.

Sejak dulu, kapal kayu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Singkil. Kapal-kapal ini tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga berbagai kebutuhan pokok seperti bahan makanan dan perlengkapan sehari-hari.

Salah satu pemlik kapal kayu sekaligus Nahkoda (Tekong ) Mifta yang bersandar di Anak Laut Singkil tepatnya di tempat pelelangan ikan. Kapal kayu tujuan pulau banyak-singkil bermuatan 20 ton, baik itu penumpang atau pun barang, Rabu (15/01/2025)

Ia menambahkan penumpang tidah hanya dari warga singkil saja, melainkan wisatawan asing yang ingin berkunjung atau liburan ke pulau banyak. Harga untuk ongkos penumpang Rp.50.000 dan untuk Sepeda Motor yang diangkut sekitar Rp.50.000,” imbuhnya.

Disisi lain kendala yang dihadapi adalah cuaca atau badai laut, semakin buruk cuaca maka semakin lambat sampai ke tujuan. “Kami berharap pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan kondisi laut yang berada di Anak Laut Singkil yang semakin dangkal, supaya ada pengerukan untuk bisa bersandar di tepian Anak Laut”, sebut Miftah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....