Kembangkan Ekonomi Desa, Petani Subulussalam Garap Budidaya Mentimun

  • 28 Jul 2026 14:09 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Sektor pertanian holtikultura terus didorong menjadi tulang punggung perekonomian warga di kawasan pedesaan Kota Subulussalam. Langkah ini diwujudkan melalui pengoptimalan lahan pertanian warga untuk budidaya komoditas mentimun di Desa Subulussalam Barat, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh.

Pemanfaatan lahan produktif tersebut menjadi fokus utama warga dalam memperkuat fondasi ekonomi keluarga. Pengembangan budidaya mentimun dipilih karena memiliki siklus tanam yang relatif cepat serta kebutuhan pasar lokal yang tetap tinggi.

Aktivitas penanaman bibit yang berlangsung sejak pagi hari tersebut melibatkan kerja sama antara warga dengan pendamping wilayah setempat. Sinergi ini ditujukan untuk memberikan dukungan teknis dan motivasi agar pengolahan lahan berjalan lebih maksimal.

Kehadiran dukungan langsung di lapangan dinilai memberi dampak positif terhadap semangat para petani. Selain mempermudah proses penanaman, kolaborasi ini memastikan setiap tahapan pengelolaan lahan terpantau dengan baik demi mengejar target hasil panen yang melimpah.

"Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada para petani. Kami berharap budidaya mentimun ini dapat berkembang dengan baik, menghasilkan panen yang melimpah, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat," ujar Babinsa Koramil 01/Simpang Kiri Kodim 0118/Subulussalam, Serda Abdul Samad, Senin 27 Juli 2026.

Selain fokus pada penanaman awal, pendampingan lanjutan disiapkan mulai dari tahap perawatan, pemupukan, hingga masa panen mendatang. Pendekatan secara berkelanjutan ini diharapkan mampu menekan risiko gagal panen serta meningkatkan kualitas hasil komoditas yang diproduksi warga.

Langkah nyata penguatan sektor pertanian desa ini menjadi pijakan penting dalam menciptakan kemandirian pangan tingkat lokal. Diharapkan, keberhasilan budidaya mentimun di Subulussalam Barat ini dapat menstimulus desa-desa lain untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi area pertanian produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....