Camat Simpang Kiri Dorong Warga Manfaatkan Dana Desa untuk Keterampilan Digital
- 24 Jul 2026 02:29 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Kecamatan Simpang Kiri mendorong seluruh pemerintah desa di wilayahnya untuk memanfaatkan Dana Desa secara inovatif dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah konkrit ditunjukkan Pemerintah Kampong Subulussalam Timur yang menggelar Pelatihan TikTok Affiliate dan Instagram Reels bagi pelaku UMKM, pemuda, dan ibu rumah tangga di Objek Wisata Kolam Ratu Lembong, Kamis 23 Juli 2026.
Camat Simpang Kiri, Ramadhan, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya perubahan pola pikir dalam pengelolaan anggaran desa. Menurutnya, alokasi Dana Desa tidak boleh melulu berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi harus diimbangi dengan program pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi.
Ramadhan menilai keberadaan platform digital seperti TikTok dan Instagram Reels merupakan peluang emas yang sangat terbuka bagi warga desa untuk memperluas jangkauan pasar tanpa perlu modal besar. Ia mengimbau para peserta agar benar-benar memanfaatkan pelatihan ini sebagai batu loncatan meningkatkan taraf hidup keluarga.
"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi inovasi program ini. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, warga desa tidak boleh hanya menjadi penonton atau konsumen media sosial semata, tetapi harus mampu menjadi pelaku ekonomi kreatif yang menghasilkan pendapatan dari ruang digital," ujar Ramadhan.
Kegiatan pelatihan yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 ini diikuti oleh 20 peserta lokal. Pelatihan ini menghadirkan narasumber Content Creator dan TikTok Affiliate Creator yang membagikan strategi membangun personal branding, teknik sinematografi sederhana, hingga trik menembus algoritma For You Page (FYP).
Kepala Kampong Subulussalam Timur, Wahda, menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna membekali pelaku usaha mikro agar memiliki daya saing tinggi. Ia menekankan bahwa memiliki produk berkualitas saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan kemampuan pemasaran modern.
"Pemerintah Kampong mengalokasikan Dana Desa 2026 untuk menghadirkan pelatihan ini sebagai bekal bagi masyarakat agar mampu memanfaatkan TikTok dan media digital sebagai sarana meningkatkan pendapatan harian mereka," tutur Wahda.
Selama sesi materi, para peserta diajarkan teknik pembuatan konten pemasaran secara cepat, strategi video marketing berbasis cerita (storytelling), hingga mekanisme sistem TikTok Affiliate yang memungkinkan warga memperoleh penghasilan komisi dari promosi produk secara digital.
Apresiasi senada turut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) Kota Subulussalam melalui Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketahanan Masyarakat, Rudianto Angkat. Ia menyebut langkah Kampong Subulussalam Timur ini sebagai cerminan desa yang tanggap akan transformasi digital.
"Pemanfaatan Dana Desa harus memberikan dampak nyata. Peningkatan kapasitas SDM adalah investasi jangka panjang agar masyarakat memiliki kemampuan bersaing dan melahirkan UMKM yang mandiri di era digital," kata Rudianto.
Melalui sinergi antara pihak kecamatan, dinas, dan pemerintah desa ini, Pemerintah Kampong Subulussalam Timur optimistis dapat melahirkan para kreator dan pelaku UMKM digital baru. Program ini diharapkan menjadi pemicu percepatan pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis inovasi teknologi di Kecamatan Simpang Kiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....