Genjot Sektor Tani, Desa Jambi Baru Percepat Pendirian Koperasi Merah Putih

  • 28 Jun 2026 22:05 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Upaya penguatan ekonomi di tingkat tapak terus digulirkan melalui sektor koperasi komoditas. Babinsa Koramil 04/Sultan Daulat Kodim 0118/Subulussalam, Serma Sureno, melakukan pendampingan intensif dalam percepatan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di Desa Jambi Baru, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Sabtu 27 Juni 2026.

Langkah taktis pendirian lembaga ekonomi desa ini diambil untuk merespons tingginya biaya logistik pertanian dan kebutuhan pokok yang kerap dihadapi warga setempat. Kehadiran fisik bangunan koperasi tersebut diproyeksikan menjadi pusat sirkulasi komoditas utama yang dikelola langsung oleh masyarakat desa.

Secara regulasi, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan pengejawantahan dari instruksi dan petunjuk pelaksanaan Kementerian Koperasi Republik Indonesia. Pemerintah pusat mendorong pembentukan simpul ekonomi ini agar desa-desa di wilayah pelosok memiliki kemandirian pangan dan stabilitas harga pasar yang mandiri.

Serma Sureno menjelaskan bahwa fokus utama dari operasional koperasi ini nantinya mencakup dua sektor vital, yakni penyediaan bahan pangan pokok serta penyaluran sarana dan prasarana produksi pertanian (saprotan). Sektor tersebut dinilai paling berdampak langsung pada pengeluaran harian mayoritas warga Jambi Baru yang berprofesi sebagai petani.

"Koperasi ini nantinya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako hingga kebutuhan sektor pertanian, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat perekonomian desa," ujar Serma Sureno di sela-sela pemantauan proyek, Sabtu.

Ia menambahkan, intervensi koperasi dalam rantai pasok lokal memiliki peran strategis untuk memutus dominasi tengkulak yang kerap memainkan harga sepihak. Dengan adanya kepastian harga sembako yang terjangkau, daya beli masyarakat di tingkat kewilayahan otomatis akan ikut terdongkrak.

Sebagai bagian dari komitmen pengawalan wilayah teritorial, pihak TNI AD memastikan akan terus mengawal pengerjaan fasilitas ini hingga rampung dan siap beroperasi penuh. Sinergi antara pemerintah desa, kementerian, dan aparat kewilayahan ini diharapkan menjadi percontohan bagi pilar penguatan ekonomi kerakyatan di seluruh Kota Subulussalam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....