Dongkrak Produktivitas Jagung, Petani Sikalondang Pacu Pemupukan

  • 25 Jun 2026 00:43 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Upaya memperkuat kedaulatan pangan dari sektor hortikultura dan palawija terus digenjot oleh kelompok tani di desa Kota Subulussalam. Saat ini, para petani di Desa Sikalondang, Kecamatan Simpang Kiri, tengah memfokuskan pemeliharaan berkala pada fase vegetatif tanaman jagung guna memastikan kualitas produksi yang optimal.

Fokus pengerjaan di lapangan kini diprioritaskan pada proses pemberian nutrisi tambahan melalui pemupukan tanah yang presisi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari standarisasi perawatan berkala untuk memicu pertumbuhan batang dan daun jagung agar lebih kebal terhadap serangan hama musiman serta cekaman cuaca.

Guna mempercepat proses perawatan komoditas pangan tersebut, aktivitas di ladang dilakukan dengan mengandalkan sistem kerja swadaya yang terintegrasi. Aparat komando teritorial dari Koramil 01/Simpang Kiri Kodim 0118/Subulussalam diterjunkan ke area pertanian untuk memberikan pendampingan fisik prateknis kepada para petani lokal.

Di hamparan lahan, petugas Babinsa bersama warga bahu-membahu menaburkan pupuk sesuai dosis pada barisan bedengan tanaman yang mulai tumbuh subur. Pola pendampingan ini sengaja diintensifkan guna memberikan dukungan moral sekaligus memastikan pengelolaan lahan pertanian warga berjalan lebih efektif dan terukur.

Babinsa Koramil 01/Simpang Kiri, Koptu Bukti Pelawi, menjelaskan bahwa kehadiran unsur TNI di kluster pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah. Tujuannya adalah mengawal produktivitas pangan komunal sejak awal masa tanam hingga memasuki fase panen raya nanti.

"Sebagai aparat kewilayahan, kami akan terus mendampingi dan membantu petani dalam berbagai kegiatan pertanian. Harapannya, hasil panen dapat meningkat sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat," ujar Koptu Bukti Pelawi di lokasi pertanian, Rabu 24 Juni 2026.

Koptu Bukti Pelawi menambahkan, di sela-sela aktivitas pemupukan tersebut, pihaknya juga membuka ruang diskusi dua arah bersama para petani. Langkah ini krusial dilakukan untuk memetakan kebutuhan pupuk subsidi, mengantisipasi kendala teknis air, serta memantau perkembangan fisik tanaman secara berkala.

Respons positif juga diutarakan oleh pelaku usaha pertanian setempat yang menilai intervensi dari pendamping teritorial membuat ritme kerja di ladang terasa lebih ringan. Pemilik lahan jagung di Desa Sikalondang, Agam Berutu, mengapresiasi kehadiran petugas yang dinilai ikut menyuntikkan stimulus semangat bertani bagi komunitas lokal.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir membantu dan memberikan motivasi kepada petani. Kehadiran beliau membuat kami semakin semangat dalam mengelola lahan pertanian," ungkap Agam Berutu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....