Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Subulussalam Dihentikan Selama Libur Sekolah
- 21 Jun 2026 20:34 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Subulussalam memasuki babak penyesuaian baru. Otoritas pengawas program memastikan adanya perubahan regulasi teknis mengenai tata kelola penyaluran paket makanan yang disesuaikan dengan kalender akademik serta masa libur sekolah yang sedang berjalan.
Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 yang mengatur tentang penyesuaian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada periode hari libur sekolah. Aturan baru ini berimplikasi langsung pada manajemen dapur produksi yang tersebar di tingkat hilir daerah.
Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kota Subulussalam, Sartika Anggraini, menjelaskan bahwa langkah penataan ulang ini diambil oleh pemerintah pusat demi menjaga kualitas manajemen logistik. Kebijakan tersebut berfokus pada efisiensi anggaran negara agar tepat sasaran selama aktivitas belajar mengajar di sekolah ditiadakan.
Menurutnya kebijakan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan tata kelola operasional, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, serta mendukung akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan anggaran Program MBG.
Sebagai dampak langsung dari implementasi surat edaran tersebut, seluruh aktivitas pendistribusian paket makanan dihentikan untuk sementara waktu. Penghentian sementara ini tidak hanya menyasar kelompok pelajar, melainkan juga berlaku bagi paket suplemen khusus untuk kluster kerawanan gizi di masyarakat luar sekolah.
"Sebagai tindak lanjut dari kebijakan tersebut, penyaluran paket makanan dalam Program MBG, termasuk paket makanan khusus bagi kelompok sasaran Program 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita), untuk sementara dihentikan selama periode hari libur sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Sartika.
Sebelum penyesuaian ini diberlakukan, ekspansi program pemenuhan gizi di Kota Subulussalam tercatat telah berkembang pesat dengan mengoperasikan sedikitnya 16 Dapur SPPG aktif. Jaringan dapur produksi tersebut bertanggung jawab menyuplai pasokan makanan sehat harian bagi sekitar tiga puluhan ribu jiwa penerima manfaat di seluruh pelosok wilayah kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....