Kodim Subulussalam Pacu Proyek Fisik Jembatan Garuda
- 20 Jun 2026 21:26 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Akselerasi pembangunan infrastruktur penghubung terus dipacu di wilayah hilir Kota Subulussalam. Saat ini, proyek pengerjaan fisik Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Pasar Panjang, Kecamatan Simpang Kiri, memasuki tahapan krusial berupa percepatan (pengecoran) pondasi utama jembatan agar dapat segera dioperasikan secara fungsional, Sabtu 20 Jun 2026.
Langkah taktis memacu pengerjaan struktur bawah ini ditargetkan untuk mempercepat pemenuhan fasilitas publik yang layak bagi mobilitas warga. Infrastruktur ini nantinya diproyeksikan menjadi urat nadi baru dalam memutus kendala geografis yang selama ini menghambat kelancaran arus barang dan jasa antar-kawasan perdesaan.
Guna memastikan proyek berjalan sesuai lini masa, personel dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0118/Subulussalam dikerahkan secara intensif di lokasi pengerjaan fisik. Keterlibatan unsur TNI ini difokuskan untuk memperkuat kapasitas tenaga kerja di lapangan serta memastikan standarisasi ketahanan beton pondasi terpenuhi secara optimal.
Di lini pengerjaan, sejumlah personil militer seperti Sertu Tri Edi terpantau memimpin langsung proses pengadukan hingga penuangan material cor bersama elemen masyarakat. Pendekatan swadaya dan gotong royong ini sengaja diterapkan untuk menekan waktu produksi jembatan tanpa mengurangi aspek kualitas keamanan konstruksi.
Proses pengerjaan di lapangan juga mendapat pengawasan langsung dari jajaran komando teritorial setempat. Danramil 01/Simpang Kiri, Kapten Inf Kamaruddin, turun ke area konstruksi guna memastikan kesiapan logistik material sekaligus memberikan arahan taktis terkait target capaian fisik bangunan kepada para personelnya.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya tentang membangun sarana fisik, tetapi juga membuka akses dan peluang ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, setiap personel harus tetap semangat dan bekerja dengan penuh tanggung jawab agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi warga,” ujar Kapten Inf Kamaruddin.
Jika bentang jembatan ini rampung secara utuh, dampak rambatan ekonominya diprediksi langsung menyasar pada efisiensi biaya logistik sektor agraria. Keberadaan Jembatan Garuda bakal mempermudah para petani dalam mendistribusikan hasil pertanian dan komoditas perdagangan lokal menuju pusat pasar di perkotaan secara lebih cepat dan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....