Sinergi TNI-Rakyat Percepat Jembatan Perintis Garuda Simpang Kiri

  • 14 Jun 2026 19:58 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat tergambar jelas di Desa Pasar Panjang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Sejumlah personel dari Kodim 0118/Subulussalam bersama warga setempat tampak bahu-membahu mempercepat pembangunan infrastruktur penyeberangan yang vital bagi masyarakat, Minggu 14 Juni 2026.

Aksi nyata tersebut difokuskan pada percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang terletak di desa setempat. Kehadiran para prajurit TNI ini menjadi motor penggerak bagi warga untuk bersama-sama menyelesaikan fasilitas umum yang telah lama dinantikan guna mendukung mobilitas ekonomi mereka.

Sebelum memasuki tahapan konstruksi fisik, sinergi antara personel Kodim dan masyarakat dimulai dengan melakukan pembersihan total di area sekitar lokasi jembatan. Rumput liar, semak belukar, hingga sisa-sisa material yang berpotensi menghambat jalannya proyek dibersihkan secara swadaya agar memudahkan akses alat berat.

Usai area dipastikan steril, agenda utama langsung beralih pada pemasangan cerucuk pondasi jembatan. Proses ini menjadi tahapan paling krusial karena kekuatan cerucuk akan sangat menentukan ketahanan dan kekokohan jembatan dalam jangka panjang saat dilalui kendaraan nantinya.

Meskipun harus berhadapan dengan aliran air dan kondisi tanah yang berlumpur pekat, hal tersebut tidak menyurutkan ritme kerja di lapangan. Menggunakan bantuan alat berat, batang-batang cerucuk ditanam satu demi satu secara bertahap dengan pengawasan ketat dari para personel Kodim.

Dedikasi tinggi salah satunya ditunjukkan oleh Sertu Tri Edi, personel Kodim 0118/Subulussalam yang turun langsung mengawal jalannya proyek di tengah kubangan lumpur. Dirinya menegaskan bahwa pembersihan lahan serta penguatan pondasi bawah merupakan kunci utama kelancaran pembangunan jembatan ini.

"Sebelum pemasangan terucuk, kami bersama warga membersihkan area sekitar jembatan agar pekerjaan lebih mudah dan aman. Saat ini pemasangan terucuk terus kami kebut sebagai pondasi utama jembatan. Walaupun medan cukup berat dan berlumpur, kami tetap semangat karena pembangunan ini untuk kepentingan warga," ujar Sertu Tri Edi di lokasi kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....