Program Makan Bergizi Gratis Jadi Motor Penggerak Ekonomi UMKM di Subulussalam
- 30 Apr 2026 15:23 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulusslalam – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah mulai dirasakan dampaknya secara nyata oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Salah satunya dialami oleh Latifah (51), pemilik usaha Tempe Balap Bakal Buah yang telah merintis bisnisnya sejak tahun 1989.
Bagi Latifah, kehadiran program ini menjadi angin segar setelah menempuh perjalanan usaha selama 35 tahun yang penuh tantangan. Selama puluhan tahun, ia mengaku harus bergelut dengan fluktuasi harga bahan baku dan ketidakpastian pasar yang sering kali menyulitkan pengusaha kecil seperti dirinya.
Program MBG dinilai tidak hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi anak sekolah, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru yang melibatkan banyak pihak. Dampak sistemik ini mulai dirasakan mulai dari tingkat petani sebagai penyedia bahan baku hingga ke tangan pengolah makanan di tingkat desa.
Latifah mencatat adanya peningkatan signifikan pada rekan sesama pemasok bahan pangan di lingkungannya. Banyak pelaku usaha yang awalnya hanya melayani satu titik distribusi, kini mampu menyuplai puluhan dapur MBG setiap harinya berkat kerja sama langsung dengan kelompok tani lokal.
Kondisi ini secara otomatis membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap. Di beberapa titik, unit usaha pengolah makanan bahkan telah mempekerjakan puluhan ibu rumah tangga untuk memenuhi permintaan produksi yang terus meningkat.
Kepastian pasar yang diberikan melalui program ini menjadi faktor kunci bagi keberlangsungan UMKM. Dengan adanya permintaan yang stabil, para pelaku usaha kini memiliki keberanian untuk melakukan ekspansi dan lebih fokus pada menjaga kualitas produk lokal yang mereka hasilkan.
"Program ini bukan sekadar soal anak-anak dapat makan bergizi, tapi dampaknya jauh lebih luas. Saya melihat sendiri bagaimana tetangga sekitar ikut terangkat perekonomiannya. Ini investasi nyata untuk rakyat kecil dan UMKM seperti kami," ujar Latifah.
Ia berharap program strategis ini terus berjalan dan jangkauannya semakin diperluas ke berbagai wilayah. Menurutnya, keberpihakan pemerintah terhadap produk lokal melalui instrumen kebijakan seperti ini adalah bentuk dukungan yang paling dibutuhkan oleh pejuang ekonomi akar rumput.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....