Petani Subulussalam Optimalikan Lahan Kering untuk Komoditas Semangka Unggul

  • 16 Apr 2026 14:46 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Petani di Desa Subulussalam Barat, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, melakukan persiapan intensif pada lahan pertanian mereka guna mendukung produktivitas komoditas hortikultura. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa melalui optimalisasi lahan kering, Kamis 16 April 2026

Fokus utama persiapan saat ini adalah pemasangan mulsa plastik pada lahan yang diproyeksikan untuk penanaman semangka. Teknik ini dipilih oleh para petani setempat untuk memastikan tanah tetap dalam kondisi prima sebelum bibit mulai ditanam, mengingat kondisi cuaca yang memerlukan manajemen air yang tepat.

Mahmud, salah satu pemilik lahan di wilayah itu, menjelaskan bahwa penggunaan mulsa plastik sangat krusial untuk menjaga kelembaban tanah di tengah fluktuasi suhu. Selain itu, lapisan plastik ini berfungsi efektif dalam menekan pertumbuhan gulma yang sering menjadi kompetitor nutrisi bagi tanaman semangka.

Pekerjaan pemasangan mulsa dilakukan secara bergotong royong guna mempercepat proses persiapan lahan. Sinergi antara warga dan pendamping lapangan di lokasi memastikan setiap jengkal lahan tertutup rapi, sehingga risiko erosi permukaan tanah saat hujan turun dapat diminimalisir.

Pengolahan lahan yang maksimal di awal musim tanam diharapkan dapat berkontribusi langsung pada kualitas buah yang dihasilkan nantinya. Dengan tertutupnya lahan oleh mulsa, penyerapan pupuk oleh tanaman juga diprediksi akan jauh lebih efisien karena tidak mudah tercuci oleh air hujan.

Sementara itu, pihak pendamping pertanian Babinsa Koramil 01/Simpang Kiri Kodim 0118/Subulussalam, Serda Abdul Samad, menyatakan bahwa semangat para petani dalam mengelola lahan secara teknis menunjukkan tren positif bagi ekonomi desa. Kemandirian dalam mengolah lahan secara profesional menjadi kunci utama agar hasil panen semangka tahun ini bisa melampaui target sebelumnya.

"Kami berupaya agar pengelolaan lahan lebih optimal sejak awal. Harapannya, dengan persiapan yang matang seperti ini, hasil panen semangka ke depan bisa lebih meningkat dan berkualitas," ujar Abdul Samad.

Menurutnya, melalui persiapan yang matang, produktivitas pertanian di Subulussalam Barat diharapkan terus stabil. Keberhasilan pengolahan lahan ini diproyeksikan menjadi percontohan bagi pengembangan komoditas buah-buahan lainnya di wilayah Kecamatan Simpang Kiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....