Babinsa Kawal Distribusi Makanan Bergizi Gratis Balita Simolap Subulussalam

  • 07 Apr 2026 19:24 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Upaya penguatan gizi anak usia dini terus digencarkan di wilayah perbatasan Kota Subulussalam. Babinsa Koramil setempat melakukan pendampingan langsung dalam penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dipusatkan di Desa Lae Simolap, Kecamatan Sultan Daulat, Selasa, 7 April 2026.

Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di tingkat desa. Penyaluran bantuan pangan bergizi ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari tenaga kesehatan puskesmas, kader posyandu, hingga perangkat desa guna memastikan kualitas layanan yang maksimal.

Sasaran utama dari program ini adalah para balita yang membutuhkan tambahan asupan nutrisi untuk mendukung perkembangan fisik dan kognitif mereka. Kehadiran Babinsa di lokasi bertujuan memastikan distribusi bantuan berjalan transparan dan menyentuh keluarga yang benar-benar membutuhkan perhatian medis maupun gizi.

Pelda Suyanto, selaku Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut, menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari komitmen mendukung program nasional dalam menekan angka gizi buruk. Ia memantau langsung proses serah terima bantuan agar tidak terjadi kendala teknis di lapangan.

"Kami siap mendampingi dan memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran. Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan anak-anak di wilayah binaan," ujar Pelda Suyanto.

Selain fokus pada pendistribusian makanan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang konsultasi kesehatan bagi para orang tua. Petugas memberikan edukasi mengenai cara pengolahan bahan pangan lokal menjadi menu bergizi yang menarik minat makan anak serta pentingnya sanitasi lingkungan.

Orang tua yang hadir menyambut antusias program ini karena sangat membantu meringankan beban pemenuhan gizi harian. Harapan besar muncul agar keberlanjutan program tetap terjaga demi mencetak generasi muda yang sehat dan kompetitif dari pelosok desa di Kecamatan Sultan Daulat.

Melalui kolaborasi antara TNI, tenaga medis, dan pemerintah desa, pemantauan terhadap tumbuh kembang balita diharapkan menjadi lebih sistematis. Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan desa mandiri kesehatan yang terbebas dari ancaman masalah gizi kronis di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....