Pemko Subulussalam Pastikan Pembagian MBG Dilakukan Setiap Hari

  • 05 Mar 2026 12:29 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Pemerintah Kota Subulussalam memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 1447 H. Keputusan ini diambil guna menjamin asupan nutrisi pelajar tetap terjaga meskipun mereka sedang menjalankan ibadah puasa, Kamis 5 MAret 2026.

Wali Kota Subulussalam, M. Rasyid, menegaskan bahwa distribusi makanan merupakan komitmen daerah mendukung kesehatan anak. Melalui surat edaran resmi, Rasyid menginstruksikan agar program terus berjalan tanpa jeda, sesuai arahan Gubernur Aceh terkait bantuan sosial selama bulan puasa.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Badan Gizi Nasional Korwil Subulussalam, Sartika Anggraini, menyatakan bahwa pembagian MBG tetap dilakukan setiap hari. Langkah tersebut dipastikan telah sesuai dengan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Subulussalam.

Teknis penyaluran di lapangan nantinya akan diawasi langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan kualitas gizi serta ketepatan sasaran penerima manfaat selama bulan suci Ramadan.

Di tingkat satuan pendidikan, pihak sekolah turut memberikan dukungan penuh. PIC MBG di MAN 1 Subulussalam, M. Nazir Husin, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengelola distribusi. "Kami memastikan edukasi kepada siswa menjadi kunci, agar pembagian nutrisi ini tidak mengganggu kekhusyukan ibadah di sekolah," ujarnya.

Untuk menjaga ketertiban, pemerintah menyarankan orang tua siswa hadir mendampingi proses pembagian. Kehadiran wali murid dianggap penting untuk memantau asupan yang diterima anak sekaligus memudahkan koordinasi antara guru dan orang tua di lokasi sekolah.

Pemerintah juga memberikan fleksibilitas bagi siswa yang membutuhkan penyesuaian menu atau waktu distribusi. Bagi mereka yang memerlukan layanan khusus ini, orang tua diwajibkan menyerahkan surat permohonan resmi kepada pengurus SPPG setempat sebagai bentuk akuntabilitas.

Kebijakan ini akan berlaku efektif selama satu bulan penuh. Sinergi antara pemberian nutrisi fisik dan pendidikan karakter keagamaan menjadi visi utama, dengan harapan semangat toleransi dan kerukunan tetap terjaga di seluruh sekolah di Subulussalam.

Rekomendasi Berita