Fitur Deteksi Dini Diabetes pada Anak

  • 15 Nov 2022 17:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Changing Diabetes in Children (CDiC) di Indonesia meluncurkan fitur Diabetes Registry & Diary di aplikasi PrimaKu. Melalui fitur ini, orangtua atau keluarga anak-anak diabetes tipe 1 dapat mendaftarkan anak untuk mengikuti program CDiC.

Director Novo Nordisk Indonesia, Riyanny Meisha Tarliman mengatakan, fitur ini meliputi sistem registrasi, edukasi, rekomendasi pengobatan dan monitoring untuk anak-anak dengan diabetes tipe 1. Data yang dicatatkan di aplikasi ini, lanjutnya, akan membantu dokter untuk memberikan penanganan yang lebih tepat.

"Dengan memiliki informasi yang detail mengenai keadaan anak, diabetes pada anak-anak dapat dikelola dengan baik. Inilah yang menjadi pendorong utama dalam program kemitraan global Changing Diabetes® in Children, yaitu mencegah kematian pada anak yang diakibatkan oleh diabetes," kata Riyanny dalam keterangannya, Selasa (15/11/2022).

Dia menjelaskan, fitur ini salah satu implementasi program CDiC di Indonesia. Dengan adanya fitur ini, penanganan diabetes tipe 1 bagi anak-anak Indonesia diharapkan akan menjadi lebih baik dan lebih komprehensif.

Diketahui, diabetes tipe 1 adalah tipe diabetes yang paling umum ditemukan pada anak dan remaja. Penanganan diabetes tipe 1 meliputi pemeriksaan gula darah mandiri, pemahaman diabetes yang komprehensif, dan dukungan tenaga medis profesional.

Menurut Riyanny, nantinya data yang ada, akan dapat digunakan dalam pembuatan kebijakan oleh para pemangku kepentingan (stakeholder).

Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF), setiap tahunnya, 108.200 anak dan remaja dibawah usia 15 tahun didiagnosa diabetes tipe 1. Di Indonesia sendiri, periode 2000 – 2010, prevalensi DMT1 di Indonesia meningkat tujuh kali lipat.

Dari 3,88 per 100 juta penduduk pada tahun 2000 menjadi 28,19 per 100 juta penduduk pada tahun 2010. Karena tingginya angka pasien tak terdiagnosis dan salah diagnosis, angka pasti prevalensi diabetes tipe 1 pada anak-anak diperkirakan lebih tinggi dibandingkan dengan data yang sudah ada.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....