Kemenag Gelar Seleksi Atlet Lari dan Lompat Jauh Jelang HSN Tingkat Nasional

  • 19 Okt 2022 15:46 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Bintan: Pertandingan atletik lari jauh dan lompat jauh dalam rangka HSN (Hari Santri Nasional) sempena Pospeda (Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren) tahun 2022 telah dilaksanakan di Stadion Sri Tri Buana Dompak, Selasa (18/10/2022).

Pertandingan itu diikuti oleh santri pondok pesantren (ponpes) se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Pelaksanaan pertandingan atletik ini diawasi langsung oleh Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Provinsi Kepri, bersama PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), coach dan wasit berlisensi.

Seusai pelaksanaan pertandingan, dalam sambutannya, H. Sunarjo selaku Subkoordinator Pondok Pesantren dan Ma’had Aly Kanwil Kemenag Kepri, menyampaikan bahwa seleksi ini dilakukan bekerja sama dengan Dispora dan IPSI (Ikatan Pencak Silat) Provinsi Kepri.

Sunarjo berharap mudah-mudahan hasil juara dari pertandingan ini bisa diberangkatkan ke Pospenas di Surakarta bulan November, berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh tim penilai independen.

“Namun saya meminta agar para peserta baik yang nantinya menyabet juara 1, 2, maupun 3 cabang atletik agar tidak jumawa karena belum tentu bisa diberangkatkan dikarenakan bergantung pada standar minimal waktu dan jarak lompat jauh nasional,” ujar Sunarjo.

“Teruslah berpacu agar santri dari Provinsi Kepri ada bibit-bibit bakat olahraga yang luar biasa yang tidak kalah saing dengan siswa yang ada di sekolah umum,” motivasinya.

Sementara itu, Abdul Halim mewakili Kadispora Kepri menyampaikan dirinya bersama PASI dan IPSI Provinsi Kepri menjaga wibawa Kanwil Kemenag Kepri dengan melakukan seleksi atletik dan silat bersama orang-orang yang memiliki lisensi di bidangnya masing-masing. Seusai melihat jalannya pertandingan, ia mewakili juri atletik mengatakan ada talenta di diri beberapa peserta.

“Saya menyarankan jika bisa diberi kelonggaran agar anak-anak yang juara ini dilatih bersama coach bersertifikat nasional, karena semua punya hak untuk berprestasi di bidang olahraga, saya ulangi lagi bahwa tidak ada yang boleh melarang atau menghalangi santri untuk berprestasi di bidang olahraga,” tegasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....