Polisi Minta Pengemudi Taksi Waspadai Penumpang di Jam Rawan
- 18 Okt 2022 05:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Polda Metro Jaya mengimbau kepada para pengemudi taksi daring untuk waspada. Khususnya saat menerima penumpang pada jam rawan, apalagi dengan tujuan ke tempat sepi.
"Imbauan ke depan para pengemudi lebih hati-hati menerima order, apalagi di jam rawan seperti jam 3 pagi. Terlebih menerima orderan dengan tujuan sepi dan sebagainya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Senin (17/10/2022).
Sebelumnya penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap kasus perampokan disertai pembunuhan. Kasus ini menyebab korban seorang pengemudi taksi daring berinisial ADR (26) kehilangan nyawanya.
"Ini tentunya harus menjadi kewaspadaan. Untuk itu, Polda Metro Jaya telah menyiapkan tim khusus dengan nama Tim Patroli Perintis Presisi," kata Zulpan.
Tim khusus ini berpatroli pada malam hingga pagi hari untuk mencegah terjadinya berbagai tindak kejahatan. "Polda Metro Jaya senantiasa melakukan upaya pencegahan. Kita melakukan patroli sepanjang malam sampai pagi hari, ada Tim Patroli Perintis Presisi juga," terangnya.
Polda Metro Jaya sendiri telah menangkap dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus perampokan disertai pembunuhan tersebut. Perampokan tersebut diotaki oleh tersangka AW alias B (19).
Dalam melaksanakan aksinya, tersangka AW dibantu oleh dua rekannya yakni tersangka ME alias E (24) dan MF alias D (18). Penyidik mengungkapkan tersangka AW melakukan aksi perampokan tersebut lantaran terbelit utang.
Tersangka AW mendapatkan ide untuk merampok taksi daring setelah melihat iklan mengenai mobil yang dijual hanya dengan dilengkapi STNK. Tersangka AW kemudian memesan taksi daring dengan tujuan ke Kompleks Pergudangan Marunda di Jakarta Utara pada pukul 03.10 WIB.
Namun setibanya di tujuan, ketiga tersangka menyerang korban ADR dengan pisau karambit hingga tewas. Mereka kemudian membuang jasad korban di Banjir Kanal Timur (BKT).
Untuk menghilangkan jejak, para pelaku membuang ponsel korban, kartu identitas, pisau yang digunakan untuk merampok, serta pakaian yang digunakan para tersangka di beberapa lokasi berbeda.
Jasad korban kemudian ditemukan pada Rabu (5/10/2022) sekitar pukul 12.00 WIB di Perairan Muara Tawar, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....