Matheus Fadirubun Dengan Pengalaman Bertanding 2 Kali Di Thailand, Siap Bela MALRA Pada POPMAL 2022
- 11 Okt 2022 06:50 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Matheus Fadirubun, salah satu sprinter yang akan membela Maluku Tenggara dalam Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) Ke-4 tahun 2022, memiliki pengalaman bertanding di ajang internasional.
Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, pelari yang akrab dengan sapaan Theus, mengaku pernah mengikuti event ASEAN Youth Games yang berlangsung di Thailand pada tahun 2016. Dikatakan, pada tahun 2015, dirinya menimba ilmu sebagai siswa di salah satu SMA di Maluku Tenggara, namun karena prestasi yang diukir, maka Dia langsung dimasukkan ke PELATNAS Aletik di Jakarta.
“Saya di 2015 masih di sini, sekolah di SMA Negeri 2 Kei Kecil, terus karena memang ada punya prestasi waktu mengikuti ajang POPNAS di Bandung, saya termasuk yang punya usia paling muda, terus yang tercepat di seluruh Indonesia, jadi saya dipanggil untuk masuk PELATNAS, ikut pelatihan di sana”, ucap Theus.
Theus menjelaskan, setelah ditempa selama 3 bulan di PELATNAS, Ia mengikuti seleksi KEJURNAS dan lewat ajang tersebut, dirinya mampu mengukir prestasi sebagai yang terbaik Ke-4 seluruh Indonesia, sehingga turut diberangkatkan mewakili Indonesia di Bangkok - Thailand.
“Karena prestasi tersebut, maka pada tahun 2016 itu, saya terpilih mewakili Indonesia, pertama tuh ASEAN Youth dulu, di Bangkok, itu estafet 4 X 100 dan 4 X 400 meter. Di sana juga kita dapat medali di 400 meter estafet, itu dapat juara 2, itu kita pemecahan rekor juga di sana”, kata Theus.
Ditambahkan, selang beberapa bulan kemudian, Theus kembali membawa nama Indonesia bersama para sprinter lainnya, dalam ajang ASEAN School Games di Chiang Mai Thailand, dan pada ajang tersebut, melalui gemblengan Coach asal Kei Agustinus Ngamel, dirinya meningkatkan kemampuannya, karena pada event itu, dirinya bukan hanya turun di nomor estafet, namun juga perorangan 200 meter.
“Berjalan waktu, 2 atau 3 bulan, kita berangkat lagi ke Thailand, untuk ikut ASEAN School Games, itu di Chiang Mai. Di situ saya memang persiapan sama Coach saya, Coach Agustinus Ngamel, di situ saya berlatih, berlatih tambah kecepatan, tambah tekhnik, yaa saya dilatih untuk lebih baik lagi ke depannya. Sampai di sana, saya juga turun di nomor perorangan 200 meter, sama estafet 4 X 100 meter, puji Tuhan kita bisa persembahkan medali juga buat negara kita, Indonesia”, ujar Theus.
Sprinter yang berkomitmen mempertaruhkan segala kemampuannya untuk Maluku Tenggara, demi menggapai harapan menembus ajang POPMAL, untuk selanjutnya ke Pra PON dan PON serta ajang lari Internasional seperti yang pernah diukir, mengaku kecepatan terbaiknya saat ini adalah mencapai 10 detik nomor 100 meter, dan sesuai pengalamannya maka melalui gemblengan para pelatih, Dia terus meningkatkan kemampuannya.
Matheus Fadirubun yang bercita-cita menjadi seorang prajurit TNI mengharapkan dengan prestasi yang diraih, terus menjadi penyemangat baginya serta kepada para pelari maupun atlet yang yang lain, untuk meningkatkan bakat dan prestasinya.
Sekalipun demikian, dukungan dan perhatian juga menjadi harapan atlet berdarah campuran Kei (Ngayub) – Tanimbar itu, kiranya semakin meningkatkan semangat juang para pemiliki bakat dan prestasi untuk menyumbangkan yang terbaik bagi daerahnya.P12
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....