Jalan Sering Banjir, Warga Kalianget Datangi DPRD
Tgl: 03/06/2013 15:05 Reporter: Faisal Warid

KBRN, Sumenep ; Sejumlah Warga Desa Karang Anyar dan Pinggir Papas Kecamatan Kalianget mendatangi DPRD Sumenep, Senin (3/6/2013) siang.

Mereka meminta Dewan menfasilitasi tuntutannya mengenai perbaikan akses jalan diwilayahnya yang kerap kali terendam banjir. Dalam audiensinya yang diterima Komisi C DPRD, warga dari dua desa itu menyampaikan tuntutannya terkait infrastruktur jalan yang dikeluhkan.

”Akses jalan yang menghubungkan Desa Karanganyar dan Pinggir Papas dengan Marengan Laok itu berdampingan dengan sungai. Apabila air pasang dan hujan deras meluap ke jalan, hingga akhirnya terjadinya banjir,” ungkap tokoh masyarakat Desa Pinggir Papas, Mahbub Ilahi di Kantor DPRD.

Mahbub menuturkan, selain rusak parah, kondisi jalan sepanjang 100 meter itu berada didataran rendah, bahkan berdampingan dengan sungai. Akibat kondisi tersebut, akses jalan warga itu rawan banjir, sehingga kerap kali tidak bisa dilewati khususnya bagi kuli angkut, buruh garam termasuk pelajar yang biasa melewati jalan tersebut.

”Makanya kami meminta agar Pemerintah daerah segera melakukan perbaikan sekaligus peninggihan jalan agar akses jalan warga di dua desa itu lebih lancar. Sebab jelas sangat mengganggu terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Karanganyar, Suharto Hadi usai audiensinya dengan Komisi C menambahkan, infrastruktur jalan Didesanya yang dikeluhkan warga sering diperbaiki. Namun, karena tidak ada peninggian, mudah rusak karena kerap kali terendam banjir.

Pihaknya meminta Komisi C mengakomudir keluhan warga, medesak instansi terkait seperti Dinas Pu Bina Marga termasuk Pu Pengairan melakukan perbaikan sekaligus peninggihan jalan.

”Kami sudah sampaikan, bahkan bahwa kondisinya berada dibawah sungai, sehingga kalau tidak ditinggikan akan banjir,” kata Suharto Hadi.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Sumenep, Fajar Hari Ponto mengaku siap mengakomudir tuntutan warga Desa Karang Anyar dan Pinggir Papas Kalianget.

“Komisi C masih perlu melakukan pengecekan ke lapangan sekaligus meminta tim tekhnis melakukan kajian mengenai penyebab terjadinya banjir,” pungkas Politisi asal Golkar ini. (Faisal/WDA)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional