FOKUS: #VAKSIN COVID-19

GeNose Mulai Jalani Uji Diagnostik

KBRN, Sleman : Alat tes covid-19 yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diberi nama  GeNose, mulai menjalani uji diagnostic di sembilan rumah sakit.

Kesembilan RS tersebut yakni RSUP Dr. Sardjito, RSPAU Hardjolukito, RS Bhayangkara DIY, RSLKC Bambanglipuro, RSA UGM, RST Soetarto, RST Soedjono Magelang, RSUD Syaiful Anwar Malang, dan RS Bhayangkara Jakarta, dengan total sampel mencapai 3 ribu 200 yang berasal dari seribu 500-an orang, dan ditargetkan dalam jangka waktu satu bulan kedepan uji diagnostik ini selesai.

Menurut peneliti GeNose, dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, sebelumnya GeNose telah menjalani uji klinis untuk memenuhi standar mesin ini. Kemudian uji diagnostic ini dilakukan untuk mengetahui keakuratan GeNose dengan membandingkannya dengan tes swab atau PCR.

“Dari hasil analisis kemarin setelah semua AI dipakai yang paling baik itu DMN tapi gabungan lima AI itu menghasilkan standarnya 97% dan itu standar yang diujikan mulai hari ini melalui format uji diagnostic,” ujarnya dalam acara Kick Off Uji Diagnostik GeNose di RSUP dr. Sardjito, Senin (26/10/2020).

Sementara itu Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, Dr. Rukmono Siswihanto, menyambut baik uji diagnostil yang dilakukan. Karena GeNose akan merubah tata cara pelayanan rumah sakit yang menangani covid menjadi lebih baik lagi.

Selama ini menurutnya diagnosis menggunakan tes swab rasanya cukup sakit dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Harapannya hasilnya bagus, dan akurasi jadi lebih bagus dan membantu masyarakat dan rumah sakit. Sehingga mendeteksi orang jadi lebih mudah dan penanganan lebih bagus lagi,” tuturnya.

Dalam kegiatan Kick Off Uji Diagnostik yang digelar di RSUP Dr. Sardjito, Dr. Rukmono juga berkesempatan untuk menjajal langsung GeNose. Sementara ditargetkan di masing-masing rumah sakit setidaknya aka nada 200 orang yang menjalani tes ini.  (dev/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00