Lomba Metrologi Daring di LKS SMK XXVIII Tahun 2020

pertemuan secara daring dengan para peserta
kawan lama menguji bidang lomba metrologi
kompetisi metrologi secara daring
penjurian di hotel harris bandung

KBRN, Yogyakarta : Sebagai komitmen mendukung program link and match Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dengan dunia pendidikan kejuruan bagi siswa SMK, PT Kawan Lama Sejahtera kembali ikut serta menguji kompetensi siswa SMK untuk bidang lomba Metrologi atau pengukuran, yang diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional ke-28, Tahun 2020 itu mengusung tema ‘Melejitkan Prestasi di Bidang Vokasi di Masa Pandemi’ terbagi dalam 42 bidang lomba, berlangsung pada tanggal 18-24 Oktober 2020.

Direktur PT Kawan Lama Sejahtera Albert Primusanto mengatakan, dalam LKS tahun ini, siswa diajak untuk bersahabat dan berkolaborasi dengan teknologi daring lewat tagar #JujurItuJuara #BerprestasiDariRumah #SemangatMenolakMenyerah.

“Di tengah kondisi pandemi ini kita diberi kesempatan untuk bisa melaksanakan LKS SMK Tingkat Nasional XXVIII tahun 2020 secara daring dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Ini merupakan bukti komitmen PT Kawan Lama Sejahtera yang bekerja sama dengan PT Mitutoyo Indonesia serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk terus mendukung kualitas pendidikan, khususnya pendidikan vokasi di Indonesia,” ungkap Primusanto kepada RRI, Sabtu (24/10/2020).

Menuruitnya, meskipun digelar secara daring namun tidak menyurutkan semangat para peserta lomba Metrologi yang terdiri dari 14 siswa SMK di 14 provinsi di Indonesia, yaitu Banten, Jawa Timur, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Lampung, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, dan Nusa Tenggara Barat.

"Demi mengikuti lomba ini, mereka sudah mempersiapkan segala perlengkapan dan peralatan lomba dengan matang beberapa minggu sebelumnya," jelasnya.

Peralatan lomba Metrologi yang harus disiapkan terdiri dari Micrometer, Caliper, Dial test indicator, Dial height gage, Black granite, Stand F/Granite, sarung tangan, benda kerja, serta setting standard.

Tak hanya itu, untuk mendokumentasikan proses jalannya lomba secara daring, siswa serta guru pembimbing pun menyiapkan peralatan pendukung, seperti 4 buah kamera atau handphone yang dilengkapi dengan stand, laptop, kalkulator, meja, dan kursi.

“Untuk LKS SMK kami menyiapkan alat-alat pendukung lainnya, mulai dari jaringan internet dan listrik. Karena di daerah kami sering mati lampu, kami harus mencari genset untuk antisipasi apabila nanti mati lampu saat lomba berlangsung,” ujar Nanang Suryana, guru pembimbing dari SMKN 8, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pemenang LKS SMK XXVIII 2020 bidang lomba Metrologi yaitu:

Juara I: Aghata Helme Affataqur Rozaqi (SMK PGRI Wlingi Blitar, Jawa Timur)  

Juara II: Muhammad Ardian Satya Nugraha (SMKN 1 Magelang, Jawa Tengah)

Juara III: Amalia Franciska (SMKN 2 Pengasih, DI Yogyakarta)

Para peserta didik SMK yang memiliki talenta perlu didukung, agar mereka dapat berprestasi dan memiliki kompetensi sesuai standar Nasional maupun Internasional.

Lewat uji kompetensi bidang Metrologi dapat memberikan dampak positif kemajuan dalam dunia pendidikan Indonesia, khususnya dalam menciptakan penerus bangsa yang berkeahlian tinggi di bidang Metrologi agar siap untuk menyongsong Industri 4.0. (ian/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00