'Musik Tanpa Batas' Jaring Musisi Baru dan Pecinta Musik Jateng-DIY

KBRN, Yogyakarta : Setelah sukses menghelat Borneo Goes To Prambanan Jazz Festival 2021 dengan aktivasi pencarian bakat-bakat baru di Kalimantan. Media hiburan iKonser bersama Metranet, dan Telkom Regional 4 wilayah Jateng-DIY akan menyelenggarakan Ajang Pencarian Bakat dan Pendokumentasian Skena Musik dari wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Kolaborasi digitalisasi musik kembali digelar khusus pecinta musik maupun musisi di Jateng dan DIY bertajuk 'Musik Tanpa Batas'

CEO iKonser Channel Ahmad Sobirin mengatakan, aktivasi Musik Tanpa Batas digelar untuk mencari musisi-musisi baru di wilayah Jateng DIY dan sekaligus bagi orang-orang yang selalu mengikuti dinamika musik namun tidak memiliki bakat bermusik dengan membuat dokumenter musik di kotanya sendiri.

"Jadi iKonser ini memang ingin membuka diri sebagai media seluas-luasnya untuk wadah bagi para musisi lintas genre dari semua tingkatan jadi kita tidak hanya menayangkan konser-konser musisi yang sudah establish, tapi kita juga akan menayangkan juga konser-konser dari para musisi yang memang baru, karena perkembangan digitalisasi musik ini memang sangat berkembang cukup pesat," katanya, dalam jumpa pers secara daring, Rabu (5/12/2021).

Mengawali tahun 2022 melalui Musik Tanpa Batas, pihaknya menginginkan terjaring musisi-musisi baru di Jateng-DIY, yang nantinya akan tampil bersama musisi-musisi Nasional dalam perhelatan iKonser Festival.

"Muaranya memang akan ke iKonser festival, dan iKonser Fest ini memang baru akan terselenggara untuk pertama kali besuk bulan Maret, dengan konsep seperti halnya konsep musik dengan menghadirkan musisi lintas genre," tambahnya.

Sedangkan terkait 'Rekam Skena' nantinya akan ditayangkan dalam festival Dokumenter Musik hasil para scenesteryang memiliki minat untuk belajar membuat dokumenter musik di kotanya sendiri.

Lebih lanjut, Agus SH Creative Program Musik Tanpa Batas menambahkan, Dokumenter 'Rekam Skena' sebagai upaya dalam merespon orang-orang yang ingin terlibat dalam pergerakan musik, seperti penulis, film maker, maupun fotografer.

"Ketika tim iKonser turun ke lapangan ternyata banyak person-person seperti itu di beberapa kota, di setiap ekosistem musik pasti ada yang di posisi itu. Mereka tertarik dengan musik, tertarik terlibat dari pergerakan musik tapi tidak bisa bermain musik. Bermunculah ada yang bikin dokumenter, video klip maker, jurnalis, penulis, dan bahkan sempat beberapa kota muncul media-media alternatif dari person-perseon seperti itu untuk mengabarkan geliat ekosistem musik di kota masing-masing," terangnya.

Melalui Rekam Skena diharapkan, pengarsipan musik Indonesia melalui pergerakan musik daerah masing-masing terutama Jateng DIY semakin lebih bagus dan tertata dengan mengandalkan kemajuan teknologi yang ada saat ini untuk dapat dinikmati masyarakat luas.

Sementara itu, President Director Metranet Didik Budi Santoso menyampaikan, program Musik Tanpa Batas merupakan bentuk dukungan TelkomGroup dengan industri musik untuk memberikan manfaat kepada masyarakat terkait percepatan digitalisasi melalui platform digital.

"Kerjasama ini muncul karena memang kita ada keinginan untuk membantu digitalisasi industri musik. Terlebih dengan adanya pandemi yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun," imbuhnya.

Menurut Didik, setelah sukses dihelat di Kalimantan melalui Borneo Goes To Prambanan Jazz Festival 2021 diakui banyak regional-regional lain untuk percepatan, namun karena situasi saat ini belum memungkinkan sehingga dipilih Jawa Tengah dan DIY.

"Harapan kami adalah bisa memenuhi harapan teman-teman, karena kami ini kalau dianggap sebagai penyedia teknologi, maka teknologi ini hanya sebagai alat yang tentunya harus bisa dipakai oleh usernya, dan Musik Tanpa Batas ini adalah bagian atau program yang dikhususkan untuk industri musik," ungkapnya.

Sedangkan Deputi Executive Vice Presiden Telkom Regional 4 Firmansyah berharap, konsumen IndiHome semakin terbiasa menonton iKonser sehingga dunia musik di Indonesia dapat terus berkembang.

Bahkan, diungkapkan Firman, menjadi sebuah kehormatan Perhelatan Musik Tanpa Batas digelar di Regional 4 Telkom, dimana Jateng dan DIY menjadi salah satu sumber yang tidak sedikit memunculkan musisi-musisi baru yang merambah Nasional bahkan Internasional.

"Dengan ini, talent-talent sangat luar biasa dan tim suport yang sangat luarbiasa, pada saat ini dilaksanakan dan ditaruh di media digital mungkin pengunjung hits luarbiasa, apalagi nanti bisa manggung bersama di Prambanan Jazz maupun JogjaRockarta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar