DIY Raih Predikat Informatif Keterbukaan Informasi Publik

screenshot_youtube.jpg
screenshot_youtube.jpg
screenshot_youtube.jpg

KBRN, Yogyakarta : Pemerintah Daerah (Pemda) DIY kembali meraih predikat Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2021.

Predikat Informatif adalah klasifikasi tertinggi pada Monev Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Pusat RI.

Penyerahan anugerah dilakukan secara virtual oleh Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin kepada Asisten Bidang Perekonomian dan Administrasi Umum Setda DIY, Tri Saktiyana, pada Selasa (26/10/2021).

Ketua KIP, Gede Narayana dalam laporannya mengatakan berdasar hasil mojitoring keterbukaan informasi publik 2021, dari 337 badan publik, 83 diantaranya klasifikasi informatif , 63 badan publik menuju informatif, 54 cukup informatif, 37 kurang informatif, 100 badan publik tidak informatif.

"Secara garis besar keterbukaan informasi publik mengalami perubahan ke arah perbaikan, pelayanan informasi publik tujuan yang diharapkan diamanatkan UU No 14 tahun 2008 tentang UU Keterbukaan Informasi Publik," katanya.

Ada 10 Provinsi yang memperoleh anugrah kualifikasi Informatif yaitu Provinsi Jawa Tengah nilai 98,17, Provinsi Aceh nilai 96,93, Nusa Tenggara Barat nilai 96,77, DKI Jakarta nilai 96,41, Riau nilai 95,81, Bangka Belitung  nilai 95,56, Kalimantan Timur 93,79, Bali nilai 93,62, Banten 91,70, DIY nilai 91,23.

Asisten Bidang Perekonomian dan Administrasi Umum Setda DIY, Tri Saktiyana mengatakan, predikat Informatif diberikan kepada badan publik yang berhasil memperoleh nilai di atas 90.

“Keterbukaan informasi yang dilakukan oleh Pemda DIY tujuan utamanya tentu agar masyarakat bisa memperoleh informasi dengan lebih mudah. Pemda DIY sendiri memiliki kewajiban terbuka dalam memberikan informasi, sehingga tercipta rasa saling percaya. Dan ke depan tentu kita akan berupaya untuk mempertahankan predikat ini,” kata Tri Saktiyana usai menghadiri acara penghargaan secara virtual dari Gedhong Pracimasono Kepatihan Yogyakarta, Selasa, (26/10/2021).

Sementara itu, Kepala Diskominfo DIY, Rony Primanto Hari menjelaskan dengan capaian ini dapat disimpulkan Pemda DIY telah mengelola informasi dengan baik sesuai regulasi, sehingga hak-hak masyarakat terkait informasi publik dapat dipenuhi.

Anugerah ini juga sekaligus menunjukkan jika saat ini Pemda DIY dianggap sudah mampu memberikan informasi kepada masyarakat dengan baik. Bahkan selama ini Pemda DIY belum pernah digugat oleh masyarakat yang mencari informasi.

"Ini artinya semua kebutuhan informasi yang dibutuhkan masyarakat sudah bisa kita layani dengan baik. Namun kita masih belum puas dengan capaian nilainya. Artinya, kita harus terus berusaha untuk meningkatkan capaian keterbukaan informasi publik kita tahun selanjutnya,” jelasnya.

Diungkapkan Rony, nilai yang diraih Pemda DIY tahun ini ialah 91,23. Ke depan akan terus diupayakan agar Pemda DIY mampu mencapai nilai maksimal. Untuk itu, seluruh OPD di lingkungan Pemda DIY harus bersama berupaya melakukan berbagai inovasi keterbukaan informasi.

"Kita harapkan setiap OPD dapat melakukan inovasi-inovasi untuk semakin mendukung keterbukaan informasi publik yang dimilikinya. Berbagai inovasi layanan informasi inilah yang nantinya dapat mendukung Pemda DIY memperoleh nilai keterbukaan informasi publik yang lebih tinggi lagi,”imbuhnya.

Selain DIY, sejumlah Provinsi juga memperoleh anugrah kelas Informatif diantaranya  Provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Bali, Bangka Belitung dll.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00