Menparekraf Sandi Uno Resmikan Aplikasi ‘Mbak Dewi’ di Kulon Progo

KBRN, Yogyakarta : Dalam Rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Kulon Progo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno meresmikan aplikasi ‘Mbak Dewi’ yang diterapkan di Desa Wisata Tinalah, Kecamatan Samigaluh, sebagai desa yang masuk dalam 50 besar Desa Wisata ‘Indonesia Bangkit’ ADWI 2021.

Dalam kunjungan dan peresmian yang berlangsung Senin (11/10/2021) itu, Menteri Sandiaga Uno menyambut baik sekaligus mengapresiasi aplikasi Mbak Dewi.

Aplikasi Mbak Dewi menjadi pioneer aplikasi desa wisata yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan di seluruh Indonesia. Teknologi kecerdasan buatan ini menciptakan fasilitas interaksi baru bagi wisatawan yang berkunjung di Desa Wisata Tinalah.

Teknologi kecerdasan buatan yang digunakan dalam aplikasi ini yaitu teknologi image recognition. Melalui teknologi ini, peserta kelas alam dapat melakukan foto pada benda alam dan secara otomatis informasi mengenai benda alam yang difoto akan muncul pada aplikasi Dewi Tinalah.

Teknologi akan membaca data foto benda alam (batu, burung, atau flora) tersebut, dan mengintegrasikan informasinya dengan aplikasi yang telah dibuat.

“Pengembangan strategis digitalisasi pariwisata dapat dilakukan dengan melibatkan teknologi kecerdasan buatan yakni image recognition. Teknologi ini memiliki potensi untuk dieksplorasi terutama untuk mendukung program pariwisata yang berkelanjutan dan modern di era industri 4.0,” ujar Antonius Bima Murti Wijaya, anggota Tim Abdimas UKRIM.

Aplikasi Mbak Dewi dapat menghadirkan atraksi wisata baru di Desa Wisata Tinalah. Wisatawan dapat merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan sekaligus dapat belajar mengenai potensi alam dan kearifan lokal yang ada di Desa Wisata Tinalah.

“Desa wisata yang berbasis teknologi komunikasi dan informasi akan menunjang inovasi. Aplikasi kelas alam Mbak Dewi ini justru didesain untuk membuat interaksi dengan warga lokal semakin fun karena ada games dan diintegrasikan dengan outbound,” tambah Dr. Desideria Cempaka Wijaya Murti, M.A

Dengan hadirnya aplikasi Mbak Dewi ini, jumlah wisatawan diharapkan dapat meningkat, sehingga menambah pendapatan masyarakat Desa Wisata Tinalah. Selain itu, aplikasi Mbak Dewi ini juga diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar anak-anak di Desa Wisata Tinalah.

 “Belajar bersama melalui teknologi untuk menemukan dan mengenali keunikan alam melalui brand image “Mbak Dewi” dapat menjadi sumber inovasi bersama untuk kesejahteraan penduduk desa,” ujar Galuh Fahmi, Pokdarwis Dewi Tinalah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00