Supertext Jembatani Komunikasi Melalui SMSgroup Tanpa Kuota dan Nol Rupiah

KBRN, Yogyakarta : Menjembatani sekitar 40 persen penduduk Indonesia yang masih mengalami kesulitan bahkan tidak memiliki akses internet yang buruk, Supertext bersama salah satu operator seluler terbesar di Indonesia memperbaharui layanan platform messenger berbasis Swedia melalui SMSgroup tanpa biaya di seluruh wilayah Indonesia.

Founder CEO Supertext Martin Jacobson mengatakan, layanan SMSgroup hadir di Indonesia untuk mendukung komunitas di seluruh nusantara dengan menjembatani kesenjangan digital serta membantu semua orang agar memiliki internet setiap hari maupun yang tidak.

Supertext merupakan aplikasi messaging Swedia terkemuka yang menyediakan komunikasi gratis, memiliki jangkauan di seluruh kepulauan Swedia, dan melayani komunitas Indonesia dari Sumatera hingga Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Papua.

"Supertext memiliki visi untuk menjembatani kesenjangan digital ini. Sebelum ini, Supertext telah mendukung komunitas seperti suku asli Asmat di Papua bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada, Universitas negeri terkemuka di negeri ini, dengan memberdayakan masyarakat disana dengan komunikasi untuk pencegahan malaria, Pramuka Indonesia dengan Putri Mahkota GKR Mangkubumi dari Yogyakarta, Petani di Purworejo Jawa Tengah, dan Nelayan di Bali yang merupakan kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia," katanya.

Melalui layanan SMSgroup pihaknya mengharapkan, komunikasi semua orang dapat saling terjalin sehingga potensi-potensi disetiap wilayah Indonesia dapat terbangun.

"Kami menyediakan komunikasi bagi mereka untuk tetap menjalin komunikasi sehingga jembatan komunikasi antara pelanggan dengan mitra, maupun berbagai jenis komunitas lain untuk mengembangkan usahanya, dan di masa depan saya percaya langkah demi langkah layanan kami menjadi lebih dan lebih melayani banyak jenis komunitas yang berbeda," jelasnya.

Dijelaskannya, Supertext bersama operator di Indonesia terkoneksi yang sebelumnya hanya dapat mengirimkan sms ke satu orang, dikembangkan sehingga dapat berkomunikasi dalam satu grup termasuk kerjasama khusus dengan operator Telkomsel sehingga pengguna (user) menggunakan layanan tanpa biaya.

"Kita menyediakan kemampuan untuk berkomunikasi tanpa batas ke seluruh Indonesia walaupun tidak memiliki pulsa. Karena kita tahu banyak saudara-saudara kita yang memiliki kesulitan mengakses jaringan internet, kalaupun ada jaringan internet tapi tidak sedikit yang tidak mempunyai alokasi budget untuk beli kuota internet, jadi kami adalah solusi untuk membuat mereka bisa terhubung ke sosial media," imbuhnya.

Sementara dalam bincang bersama media secara virtual, selain dihadiri pendiri dan Direktur Utama Supertext Martin Jacobson, juga diikuti secara virtual secara virtual Marketing Director Supertext Annika Hagerman, serta tim Supertext dari Indonesia dengan moderator George Iwan Marantika di Hyatt Regency Yogyakarta Rabu (7/7/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00